Ragukan Pendapatan PI Blok Cepu Rp110 Miliar Tercapai Tahun 2020

Selasa, 11 Februari 2020, Dibaca : 551 x Editor : nugroho

dok/sbu
Lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu di wilayah Gayam yang dikelola EMCL.


SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Target pendapatan PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, sebesar Rp110 dari pengelolaan participating Interest (PI/Penyertaan Modal) Blok Cepu, diperkirakan sulit tercapai.

Penyebabnya, sampai saat ini jabatan Direktur Utama (Dirut) PT ADS belum terisi. Kekosongan jabatan tersebut menjadi salah satu penghambat belum bisa dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan menyetorkan deviden kepada Pemkab Bojonegoro melalui bagi hasil PI Blok Cepu dengan mitranya PT Surya Energi Raya (SER). 

Baca Lainnya :

    "Kami pesimis, target pendapatan dari PT ADS akan tercapai," kata Kepala Bapenda, Ibnoe Soeyoeti, Senin (10/2/2020).

    Dikatakan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) telah memasang angka Rp110 miliar untuk pendapatan PI Blok Cepu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 ini.

    Baca Lainnya :

      "Kami belum melihat ada tanda-tanda pengisian Dirut PT ADS, semoga tahun ini segara terisi jadi bisa terpenuhi target pendapatannya," ujar mantan Camat Gondang itu.

      Menurut Ibnoe, tidak hanya pendapatan dari PI Blok Cepu, pendapatan dari Commitmen Fee sebesar USD50.000 atau kurang lebih Rp700 juta dari PT SER juga tidak tercapai. Tahun 2019 dan 2020, belum ada pembayaran sama sekali.

      "Kita sudah melakukan penagihan kepada PT SER, tapi belum ada kabar kapan pembayaran dilakukan," tukasnya.

      Dikonfirmasi terpisah, Plt Dirut PT ADS Setyo Yuliono, belum memberikan jawaban. Pesan pendek yang dikirimkan belum ada balasan hingga berita ini diterbitkan.(rien)


       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more