Raih Anugerah Inovasi Digital, Yani Wujudkan Madrasah Digital di MTs Islamiyah Temayang

Rabu, 05 Januari 2022, Dibaca : 541 x Editor : nugroho

joko kuncoro
Yani usai menerima anugerah Inovasi Digital Madrasah dari madrasah Kemenag Kanwil Jawa Timur.


SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Meski sempat kesulitan melengkapi data, Yani akhirnya memperoleh anugerah inovasi digital madrasah Kemenag Kanwil Jawa Timur yakni operator terbaik. Operator MTs Islamiyah Temayang ini mengikuti program dari Kemenag Kanwil Jawa Timur untuk percepatan digitalisasi di madrasah.

"Karena data yang harus dilengkapi sangatlah detail, maka perlu intensitas aktif dalam mengawal pelaksanaanya," kata lelaki asal Desa/Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.

Baca Lainnya :

    Dia mengatakan, menjadi operator madrasah semenjak 2008 lalu hingga sekarang. Menurut dia, operator dan digitalisasi di madrasah memegang peran penting untuk menjalankan proses kelembagaan serta instruksi kepala madrasah.

    Menurut dia, operator akan menentukan seberapa jauh madrasah bisa mewujudkan digitalisasi di lembaganya untuk berkembang. Operator, lanjut dia, wajib mempunyai kemampuan menfasilitasi atau menjembatani pendidik dan para siswa dalam pemanfaatanya.

    Baca Lainnya :

      "Misalnya dalam melengkapi database emis, melengkapi database simpatika, mengelola elearning madrasah untuk pembelajaran daring, mengelola jejaring sosial sebagai media informasi dan publikasi. Serta yang terakhir mengelola web madrasah," jelas Yani juga sebagai Waka Kurikulum itu.

      Anugerah inovasi digital madrasah merupakan program dari Kemenag Kanwil Jawa Timur bekerjasama dengan Jaringan IDN portal Digital. Dia menuturkan, program ini bertujuan untuk percepatan digitalisasi madrasah dalam menyambut era digital.

      "Karena ini program sangat bagus untuk meningkatkan eksistensi dunia pendidikan. Saya bermomitmen mengikuti program ini dengan sunguh-sungguh dan membuahkan hasil yang bagu," jelasnya.

      Dia menyadari di era sekarang semua memanfaatkan teknologi digital. Sehingga, ia merasa terpanggil untuk ikut berjuang mewujudkan madrasah digital untuk meningkatkan jangkauan pendidikan di madrasah.

      Yani mengatakan, sebelum program ini dicanangkan ia sudah memiliki web madrasah yakni www.mtsitemayang.sch.id sementara untuk pembelajaran daring menggunakan Elearning Madrasah www.elearning.mtsitemayang.sch.id. Dan web itu sudah siapkan oleh kemenag pusat.

      "Dalam pembelajaran secara daring saya juga aktif mengelola medsos meliputi akun Facebook Instagram dan Channel Youtube madrasah. Meski belum terlalu aktif," jelasnya.

      Sementara, lanjut Yani, implementasi digitalisasi ini juga melibatkan seluruh steakholder madrasah mulai dari guru, siswa serta orang tua atau wali siswa. Hal ini, untuk mendukung pemanfaatnya serta dalam melengkapi data-data yang diperlukan melalui aplikasi pelajar.

      "Misalnya, dengan sosialisasi dan pendampingan yang konsisten sistematis dan terukur," kata Yani.

      Sehingga, indikator dan peran aktif dalam melengkapi data-data pada portal digital yang disediakan oleh IDN Pordi menjadi syarat penting. Serta, keunggulan hingga dapat memperoleh kategori operator terbaik karena data-data yang diperlukan dengan selalu siap.

      "Setiap saat bahkan terkadang harus sampai larut malam agar data yang diperlukan bisa terselesaikan dengan baik. Salah satu keunggulan saya adalah pantang menyerah selalu berjuang untuk melengkapi data-data yang diperlukan," jelasnya.

      Dia menambahkan, hasil visitasi madrasah oleh Tim Visitor dari IDN dan petugas Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur yang dilaksanakan pada tanggal 06 Desember 2021 juga menjadi syarat.

      "Untuk melihat secara langsung kondisi madrasah dalam memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan keseharian untuk menunjang proses pembelajaran," tambahnya.(jk)


Show more