Ratusan Peziarah Banjiri Haul Wali Kidangan

Kamis, 02 September 2021, Dibaca : 710 x Editor : nugroho


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Haul Wali Kidangan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur rutin dilaksanakan setiap Kamis Legi atau malam Jumat Pahing bulan Muharram dibanjiri ratusan peziarah dari dalam dan luar daerah. Sejak, Kamis (2/9/2021) pagi, warga terus berdatangan ke lokasi makam.

Sebagian banyak, peziarah datang berombongan. Mereka berasal dari Cepu, Kabupaten Blora, Nganjuk, Ngawi, Tuban dan Lamongan.

Baca Lainnya :

    Mereka kemudian berduyun-duyun menapaki ratusan anak tangga untuk mencapai lokasi Makam Wali Kidangan yang berada di atas bukit Kidangan.

    Makam Wali Kidangan berjarak sekitar 1,5 Km dari Jembatan Malo menuju arah utara, tepatnya di Desa Sukorejo. Untuk sampai di makam ini peziarah harus menaiki sekitar 500 anak tangga ke atas bukit. Lokasinya yang terlihat syakral namun rindang dan sejuk membuat peziarah begitu kerasan mendo’akan dan berharap berkah di tempat religi ini.

    Baca Lainnya :

      Nursalim, Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Sukorejo mengatakan bahwa Makam Wali Kidangan setiap malam Jum’at sangat ramai dibanding hari biasa. Terlebih bertepatan dengan Haul Wali Kidangan hari ini. 

      "Saat acara haul Wali Kidangan, tetap menerapkan protokol kesehatan, karena acara ini dilaksanakan saat pandemi Covid,"  ucap Mas Nur. 

      Menurut dia, pengunjung datang ada yang khusus untuk berziarah. Namun ada juga, khususnya warga sekitar, yang datang untuk mengikuti dan mendengarkan pengajian di lokasi tersebut.

      Haul Wali Kidangan kali ini dilaksanakan kegiatan pengajian oleh Kyai Mahsun dari Sugihwaras. Dalam tausiyahnya, ia berpesan agar dalam hidup harus memperbanyak ibadah sebagai bekal di kehidupan akhirat. Walaupun perjalanan hidup sangat susah dijalani.

      "Manusia harus memiliki empat tradisi, yaitu memliki sunatulloh, baik dengan sesama, bertindak sesuai ajaran Rasulullah bertanggung jawab untuk kehidupan," pesan Kyai Mahsun.

      Konon, Makam Wali Kidangan dipercaya sebagai makam seorang ulama besar bernama Syech Muqodar dari Kasultanan Pajang atau yang disebut Wali Kidangan. Ada pula yang menyebutnya Pangeran Kumbang Ali-Ali. Makam ini tidak pernah sepi peziarah dari berbagai daerah, utamanya pada malam 1 Muharram atau 1 Syuro ketika haul tahunan digelar oleh masyarakat sekitar.(suko)





      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more