Ratusan Siswa SMP Negeri 1 Purwosari Gelar Kemah

Peringati HUT Pramuka ke 56

Minggu, 13 Agustus 2017, Dibaca : 1278 x Editor : samian


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Sebanyak 288 siswa SMP Negeri 1 Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengikuti kemah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke 56 yang dipusatkan di lapangan sepak bola sekolah setempat, Minggu - Senin (13 -14/8/2017). Kegiatan tahunan ini melibatkan sangga kerja pramuka siswa SMK Negeri 1 Purwosari dan siswa pramuka dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sangga kerja yang dilibatkan ini merupakan alumni pramuka SMP Negeri 1 Purwosari. Mereka bertugas membantu kegiatan sekaligus pemimpin pelaksana dan penanggung jawab kemah.

Baca Lainnya :

    Koordinator Pembina Extra Pramuka SMP Negeri 1 Purwosari, Sri Kurniasih menjelaskan 288 peserta yang mengikuti kemah ini adalah siswa kelas VII. Mereka terbagai dalam 36 regu yakni 18 regu putra dan 18 regu putri.

    Selain kelas VII, lanjut Sri Kurniasih, sebanyak 30 an siswa dari kelas VIII dan IX juga dilibatkan dalam kemah ini.

    Baca Lainnya :

      "Bagi siswa kelas VII diwajibkan untuk mengikuti kemah ini. Karena itu seluruh wali kelas VII juga dilibatkan dalam kegiatan ini," kata Sri Kurniasih.

      Dia menuturkan, kemah ini telah menjadi agenda tahunan SMP Negeri 1 Purwosari untuk memperingati HUT Pramuka. Ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan dalam kemah tahun ini diantaranya mulai dari pendirian tenda, upacara pembukaan, out bond, latihan bersama.

      Selain itu kegiatan penggalang yang diantaranya meliputi seperti baris-berbaris, PPPK, gerak dan lagu, membuat konstruksi sederhana dari tongkat/bambu dan tali (pioneering), dan sejenisnya, pentas seni dan budaya, dan upacara penutupan yang akan dilaksanakan pada Senin (14/8/2017) besok, dan dilanjutkan pembongkaran tenda.

      Sri Kurniasih menambahkan tujuan kemah ini untuk memberikan pengalaman adanya saling ketergantungan antara unsur-unsur alam dan kebutuhan untuk melestarikannya, menjaga lingkungan dan mengembangkan sikap bertanggung jawab akan masa depan yang menghormati keseimbangan alam, dan membina kerjasama, persatuan dan persudaraan.

      Juga untuk mengembangkan kemampuan diri mengatasi tantangan yang dihadapi, dan menyadari tidak ada sesuatu yang berlebih di dalam dirinya, serta untuk menemukan kembali cara hidup yang menyenangkan dalam kesederhanaan.

      "Selain itu juga sembilan keterampilan hidup dalam bentuk permainan.  Ini sejalan dengan semangat pendidikan Bojonegoro, " pungkasnya.(suko)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more