Sambut Ramadhan, Agung Berkeliling Ajak Anak-Anak Bermain Peran Lewat Pantomim

Jum'at, 02 April 2021, Dibaca : 210 x Editor : nugroho

Joko kuncoro
Agung Ridwan Asmaka, pemaian pantomim Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Sosok Agung Ridwan Asmaka sudah tak asing di masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sebab ia kerap menghibur anak-anak TK dan SD dengan pantomim.

Menyambut Ramadhan tahun ini, Agung berencana keliling di Bojonegoro mengajak anak-anak TK hingga SD bermain peran seperti menjadi tim kreatif dan artis. Selama Ramadhan itu, akan dilakukan sebanyak dua kali dan akan melibatkan sekitar 20 anak-anak untuk bermain peran.

Baca Lainnya :

    "Ya, lebih memerankan ke anak-anak dengan cara bergantian peran," kata pemuda asal Kelurahan Ngroworejo, Kecamatan Bojonegoro itu.

    Nantinya, anak-anak TK dan SD akan bergantian bermain peran. Misalnya, ketika mereka menjadi tim kreatif akan membuat naskah, casting, memotret, hingga memvideo yang diperankan orang lain.

    Baca Lainnya :

      Ia sengaja memilih anak-anak sebab ia terinspirasi dari acara Si Bolang sehingga lebih memerankan mereka secara langsung. Apalagi, saat ini kebanyakan anak-anak sudah kecanduan gadget.

      Agung kemudian harus memutar otak agar anak-anak tidak terus-menerus menggunakan hpnya dalam kegiatan apapun. Pantomim bernarasi salah satunya yakni bertema gunakanlah gadget dengan bijak.

      "Jadi pantomim bernarasi hasil observasi dari anak-anak ketika sehari penuh menggunakan gadget" katanya, Kamis (1/32021).

      Agung bercerita pantomim bernarasi hasil observasinya ketika sehari penuh menggunakan gadget. Mulai dari makan, tidur, mandi, hingga buang air memegang handphone. Nantinya, ide tersebut akan ia perankan kepada anak-anak.

      "Ya, saya melakukan itu seharian penuh. Agar tahu bagaimana rasanya setiap detik keseharian menggunakan gadget," ungkapnya.

      Sebelum dikenal sebagai seniman pantomim Agung juga melapakkan buku-buku saat car free day (CFD) di Alun-Alun Bojonegoro dengan Perpustakan Gatdanya. Ia berkeliling Alun-Alun Bojonegoro sambil membawa buku dengan becaknya.

      "Saya sebelum fokus pantomim melapak buku dengan becak. Jadi, sistemnya dipinjamkan kepada orang-orang meski banyak buku yang tidak kembali," kata pemuda murah senyum itu.

      Kemudian sejak 2018 lalu baru mempelajari dunia pantomim hingga kini. Kedepannya, Agung mempunyai keinginan tur dari kota ke kota hingga tingkat nasional. Namun, turnya itu akan diawali dahulu dari Bojonegoro.

      "Karena pandemi Covid-19 harus ditunda dahulu. Menuggu keadaan normal kembali," terangnya.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more