Satpol PP Segera Tertibkan PKL

Minggu, 18 September 2016, Dibaca : 673 x Editor : samian

Ahmad Sampurno
PENERTIBAN : Sejumlah titik kewasan tertib di Cepu telah dipasangi papan informasi agar tidak ditempati PKL untuk berjualan.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Blora berencana akan melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tepatnya di sepanjang jalan Pemuda Cepu mulai Oktober 2016.

Satpol PP memberi batas waktu berjualan kepada para pedagang hingga akhir September ini. 

Baca Lainnya :

    "Jadi selama September ini kami gunakan untuk sosialisasi. Sedangkan pada awal Oktober kami akan melakukan penertiban,” kata Kepala Satpol PP Blora, Sri Handoko, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (17/09/2016) kemarin.

    Pihaknya sengaja menyebarluaskan sosialisasi tersebut agar para PKL dan masyarakat tahu. Dia menegaskan, selama ini Satpol PP tetap berupaya mengedepankan cara-cara persuasif sebelum ataupun saat melakukan penertiban.

    Baca Lainnya :

      "Melalui sosialisasi ini kami berharap para pedagang berjualan di tempat yang tidak terlarang dan di jam yang sudah ditentukan. Kalau sudah tertib, tentu kami hanya akan melakukan pemantauan atau dengan kata lain tidak perlu adanya penertiban lagi," terangnya.

      Sebelumnya sepanjang jalan Pemuda tersebut telah ditetapkan sebagai kawasan tertib sejak April 2016. Seiring dengan pemberlakuan tersebut, para PKL tak boleh lagi berjualan di pinggir jalan saat pagi hingga sore hari.

      Selain menjadi kawasan tertib PKL, Jalan Pemuda Cepu juga harus bersih dari pengemis, gelandangan, pengamen dan orang terlantar (PGOT).

      "Kami tidak melarang pedagang berjualan. Namun aktivitas berjualan di sepanjang Jalan Pemuda Cepu boleh dilakukan pada sore hingga malam hari," ungkapnya.

      Setelah berjualan, para PKL harus membongkar tenda, lapak maupun gerobaknya. "Sehingga pada pagi hari kawasan tersebut sudah bersih dan lalu lintas menjadi lancar," tegas Sri Handoko. (ams)

       


Show more