Sejumlah Titik Wilayah Cepu Terendam Banjir

Sabtu, 09 Januari 2021, Dibaca : 341 x Editor : nugroho

Ist
BANJIR : Salah satu ruas jalan di wilayah Kecamatan Cepu terendam banjir akibat hujan lebat 2,5 jam.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Sejumlah titik di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terendam banjir akibat hujan lebat yang terjadi pada Jumat (8/1/2021), selama 2,5 jam sekitar pukul 17.30 Wib. Hingga Sabtu (9/1/2021) dini hari air mulai perlahan surut dan sebagian warga mulai melakukan bersih-bersih rumah.

Air sebelumnya menggenangi pemukiman di beberapa titik di antaranya kawasan Ngareng Lorong I, II, Ngareng Trem dan di Gang VIII. Ratusan rumah warga terendem air setinggi 20-100 centimeter.Juga kompleks perusahaan Kapur Tulis, kawasan Pintu Besar (depan PPSDM Migas), Jalan Pemuda, Balun, Taman Tuk Buntung dan lokasi lainnya di Kelurahan Cepu.

Baca Lainnya :

    "Sebagian warga juga merasa waswas kondisi permukaan air Sungai Bengawan Solo yang cenderung terus naik," ujar Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariyadi dikutip dari situs resmi Pemkab Blora.

    Dijelaskan bencana yang terjadi merupakan banjir lokal dari dampak hujan lebat dan air kiriman dari kawasan atas, yang kemudian turun ke Kota Kecamatan Cepu.

    Baca Lainnya :

      ”Banjir memang bersifat lokal, karena hujan deras. Dua sungai di utara dan barat Cepu, air meninggi hingga meluap menggenangi beberapa kawasan,” terangnya.

      Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), personel Polres, TNI/Kodim dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora, juga turun langsung ke lapangan, untuk memberikan bantuan dan pertolongan.

      ”Banjir dari luapan sungai lokal terus kami pantau. Beberapa titik mulai surut, namun kami tetap bersiaga. Kami juga aktif berkoordinasi dengan BPBD, Kepolisian, TNI, dan relawan PMI,” terang Luluk.

      Kepala BPBD Kabupaten Blora Hadi Praseno mengungkapkan, pihaknya telah menurunkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) ke Cepu dengan menyiapkan sarana dan prasarana, untuk keperluan penanggulangan bencana alam.

      Bersama petugas Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu, dan personel Polsek setempat, berhasil mengevakuasi pohon yang ambruk di jalan nasional Blora-Cepu.

      Sementara lalu lintas yang sempat macet panjang sekitar 45 menit, akhirnya terurai, dan lalu lintas kembal normal.

      Kemudian, TRC konsentrasi di Cepu untuk penangan banjir. 

      ”Sampai saat ini belum ada informasi adanya korban jiwa akibat banjir ini,” ungkap Hadi.(suko)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more