Sempat Kaget Baling-baling Robot Patah, Tim MAN 3 Bojonegoro Akhirnya Juara 1

Jum'at, 19 Februari 2021, Dibaca : 346 x Editor : samian

Joko Kuncoro
Fitri dan tim berhasil menyabet juara 1 Best Design kategori Robot Underwater.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Prestasi membanggakan diperoleh Fitri Yuliani, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bojonegoro, Jawa Timur, dalam ajang Madrasah Robotic Competition (MRC) 2020.

Fitri sempat kaget baling-baling robot patah, ia mengira kompetisi sudah dimulai. Namun, ternyata baru percobaan, akhirnya Fitri dengan timnya berhasil menyabet juara 1 Best Design kategori Robot Underwater tingkat nasional.

Baca Lainnya :

    Kompetisi robotik ini pertama kali diikuti Fitri dan tim robotik excellent 2, namun tim robotik mampu menembus hingga babak final di Jakarta. Dan berhasil menyabet juara 1 Best Design kategori Robot Underwater.

    "Peserta yang mengikuti MRC ini dari berbagai daerah yang ada di Indonesia," ungkapnya, Jumat (19/2/2021).

    Baca Lainnya :

      Fitri menganggap semua peserta sebenarnya cukup berat, akan tetapi tim robotik excellent 2 percaya ketika berusaha dan berdoa pasti akan dipermudah. Selain itu, ia dan timnya juga telah mempersiapkan ketika akan mengikuti final di Jakarta. Yakni, dengan melakukan latihan setiap hari agar saat tampil bisa maksimal.

      "Yang terpenting percaya terhadap diri sendiri," kata Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) itu.

      Perempuan asal Desa Tanjung, Kecamatan Tambakrejo itu menjelaskan, ketika melakukan percobaan di Jakarta baling-baling robot sempat patah. Fitri sempat kaget dengan patahnya baling-baling robot itu, karena ia mengira kompetisi sudah dimulai.

      Namun, ternyata baru percobaan, akhirnya Fitri bersama timnya mengganti terhadap baling-baling robot yang patah tersebut. Karena, jika baling-baling patah robot akan kehilangan keseimbangan dan kurang maksimal.

      "Jadi robot bisa berfungsi kembali dengan baik ketika di dalam air," kata Koordinator Komunitas Sang Juara (KSJ) Bojonegoro itu.

      Ia menjelaskan, robot underwater memiliki sejumlah keunggulan. Yakni, jika diterapkan di kehidupan sehari-hari mampu mengobservasi terumbu karang di bawah laut. Juga dapat mendeteksi kebocoran pipa minyak, mengukur kedalaman laut, dan penelitian bawah air dengan cara menambahkan wec camera pada robot.

      "Harapan kedepan, semoga MAN 3 Bojonegoro bisa menebar kebermanfaatan untuk sekolah lain. Juga madrasah harus mampu bersaing khususnya di bidang teknologi. Sebab, di era globalisasi ini kita harus bisa menguasai teknologi," katanya.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more