Siapkan Konsep New Normal, Positif Corona Bojonegoro Terus Bertambah

Selasa, 02 Juni 2020, Dibaca : 355 x Editor : nugroho

Ist/Dinas Kesehatan Bjn.
Data Komulatif virus corona Kabupaten Bojonegoro per 1 Juni 2020.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, sedang menyiapkan konsep kenormalan baru atau new normal di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Namun jumlah pasien positif di Bumi Angling Dharma-sebutan lain Bojonegoro- terus bertambah.

Kasus positif di Kabupaten Bojonegoro, Senin (1/6/2020), terdapat penambahan empat orang. Yakni satu orang di Kecamatan Baureno perubahan dari orang tanpa gejala (OTG), satu orang di Kecamatan Balen peningkatan dari pasien dalam pengawasan (PDP), satu orang di Kecamatan Kepohbaru yang telah meninggal dunia dari PDP, dan 1 orang di Kecamatan Kedewan.

Baca Lainnya :

    "Kasus positif virus corona di Kecamatan Kedewan dirawat di Surabaya dan sudah dinyatakan sembuh. Sehingga wilayah tetap putih karena tidak ada kontak erat dengan Kecamatan Kedewan," jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojoengoro, Masirin, 

    Status positif terkonfirmasi di Kabupaten Bojonegoro hari ini sebanyak 46 orang dirawat, 1 orang meninggal dunia dan 1 orang sembuh. 

    Baca Lainnya :

      "Jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 60 orang, meliputi yang dirawat 46 orang, meninggal dunia 10 orang dan Sembuh 4 orang,” tuturnya.

      Untuk status PDP tidak ada penambahan baru maupun selesai pengawasan.  Sehingga status PDP pada hari ini tetap 2 orang dan 2 orang naik status menjadi positif.

      “Status PDP kumulatif sebanyak 20 orang, 2 orang dalam pengawasan, 9 orang selesai dalam pengawasan dan meninggal dunia 9 orang,” ucap pria yang menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro itu.

      Untuk status ODP hari ini ada penambahan baru sebanyak 2 orang di Kecamatan Ngasem dan Balen. Di samping itu ODP dinyatakan selesai pemantauan 1 orang di Kecamatan Kalitidu. Sehingga jumlah ODP pada hari ini adalah sebanyak 26 orang.

      “ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 247 orang, meliputi dipantau 26 orang, selesai pemantauan 219 orang dan meninggal dunia 2 orang. Sedang untuk status ODR sebanyak 42.314 orang dan OTG sebanyak 360 orang,” pungkasnya.

      Sebelumnya, Ketu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, KH. Alamul Huda meminta agar Gugus Tugas Kabupaten memikirkan ulang penerapan kebijakan new normal. Alasannya, masih banyak masyarakat yang belum patuh protokol kesehatan. Seperti masih banyak warga yang berkumpul di warung kopi, swalayan, enggan cuci tangan (pakai hansanitazer), bahkan masih ada yang tidak menggunakan masker.

      "Jangan sampai kejadian di Korea Selatan terjadi di Indonesia termasuk Bojonegoro," pesannya saat rapat koordinasi penyusunan konsep new normal di Pendapa Malowopati, bersama Pemkab Bojonegoro, Minggu (31/5/2020) kemarin.(suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more