Siswa SMA di Tuban Corat-Coret Seragam OSIS

Kamis, 03 Mei 2018, Dibaca : 4476 x Editor : samian

Ali Imron
KELULUSAN : Puluhan siswa SMA sedang melakukan aksi corat coret baju seregam jelang kelulusan sekolah.


SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Beberapa jam menjelang pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) 2018, puluhan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melakukan aksi corat-coret seragam OSIS. Cara ini mereka lakukan, sebagai wujud ekspresi kebahagiaan setelah belajar 3 tahun.

"Kami hanya corat-coret tidak ada konvoi," ujar salah satu siswa SMK di Tuban, Muhammad, kepada suarabanyuurip.com, di sekitar Stadion Lokajaya, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kamis (3/5/2018).

Baca Lainnya :

    Remaja murah senyum ini, bersama kawan sebayanya mulai berkumpul sejak pukul 09:00 WIB. Selama kurang lebih dua jam, mereka bebas mencorat-coret seragamnya menggunakan pilok.

    Mereka memilih berkumpul di sekitar Lokajaya, karena lebih aman dari pantauan aparat. Dibandingkan berkumpul di kawasan GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, pelajar resah karena sejak pagi dibubarkan oleh rombongan Sabhara Polres Tuban.

    Baca Lainnya :

      "Teman-teman tanda tangan ini untuk mengingatkan pernah belajar bersama," jelasnya.

      Ditanya apakah ada rencana melanjutkan kuliah, pemuda berpostur tinggi ini memilih langsung bekerja. Dengan gaji Rp120 ribu per minggu, dia sudah nyaman bekerja untuk menjaga toko.

      Siswa SMK lain, Diah, juga mengaku kalau aksi corat-coret ini hanya senang-senang di momen kelulusan. Ditanya apakah sudah pasti lulus, dia belum tahu akan tetapi optimis lulus.

      "Karena kelulusannya diumumkan pukul 12:00 WIB melalui website," sergahnya.

      Pantauan di lokasi, baru sekitar pukul 11:00 WIB mereka berhamburan setelah Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar datang dari arah Utara Stadion Lokajaya. Arak-arakkan siswa langsung belok ke kanan, setelah ada rombongan Lantas dari arah Timur.

      Di Jalan Soekarno-Hatta mereka berkumpul lagi, dengan serentak memblayer motornya. Tak lama petugas kembali datang, dengan membubarkan aksi konvoi siswa.

      "Karena dibubarkan terus kami rencana kumpul di sekitar Bektiharjo, Kecamatan Semanding," tegasnya.

      Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar, menghimbau pelajar untuk tidak melakukan konvoi di jalan karena berbahaya bagi keselamatan. Lebih baik sambil menunggu kelulusan, diisi dengan kegiatan yang bermanfaat.

      "Ada dua tim untuk membubarkan arak-arakkan siswa, Mas," pungkasnya. (Aim)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more