Tak Malu, Dea Miswa Asal Tambakrejo Sukses Beternak Kambing

Jum'at, 22 Januari 2021, Dibaca : 4681 x Editor : samian

Joko Kuncoro
SUKSES : Dea Miswa sukses berusaha ternak kambing untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Awalnya Dea Miswa Adis Cayani hanya meneruskan usaha penggemukan kambing milik bapaknya. Sempat merasa putus asa, namun kini ia sudah memiliki 40 ekor kambing di kandangnya yang berada di Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Memang tak jarang, cewek menekuni usaha ternak kambing. Tapi, Dea membuktikan hal itu bisa dilakukannya. Ia beternak kambing mulai 2019 lalu semenjak lulus sekolah. Kemudian pada awal 2020 mencoba membranding usaha ternak yang ia milik dan berlanjut hingga sekarang.

Baca Lainnya :

    Dalam usaha beternak tentu Dea pernah mengalami kegagalan dan merasa putus asa. Namun, dengan dukungan keluarga terutama ibu dan bapak yang selalu mendukung membuat Dea kembali bangkit.

    "Saya pernah merasa down. Tetapi alhamdulillah keluarga saya, bapak dan ibu saya terutama, selalu mensupport saya. Mereka adalah semangat saya," katanya, Jumat (22/1/2021).

    Baca Lainnya :

      Dea juga tidak pernah merasa malu dalam menggeluti usaha beternak kambing yang ia miliki. Dia beralasan, karena usaha yang ia jalani adalah pekerjaan halal dan mengapa harus malu. Meskipun banyak orang beranggapan seperti tidak bekerja.

      "Padahal dengan ternak kambing ini saya bekerja," ungkap perempuan usia 20 tahun itu.

      Perempuan lulusan SMK MIGAS Cepu itu, ingin membuktikan kepada semua orang bahwa ia bisa sukses dengan usaha beternak. Dia juga ingin mengubah cara pandang mereka yang berpandangan negatif.

      Karena itu, dia memilih konsisten dalam usaha beternak kambing karena melihat prospek kedepan dalam bidang usaha. Dan juga usaha ternak kambing ini adlah usaha jangka panjang.

      "Namun, dalam beternak kambing beberapa kali mengalami kesulitan. Misalnya ketika kambing mengalami diare dan kembung, butuh perhatian khusus dan penanganan cepat," kata perempuan asal Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo itu.

      Dea mengatakan selama ini mendapatkan penghasilan dari penggemukan kambing. Selain itu, juga dari panen kambing. Sehingga, ia konsisten memilih beternak kambing.

      "Biasannya, untuk yang hasil panen breeding kali ini mungkin kisaran 11 ekor," katanya.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more