Tanggulangi Banjir Bandang dengan Reboisasi Hutan

Rabu, 17 April 2013, Dibaca : 2814 x Editor : nugroho

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro –Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bojonegoro, Jawa Timur terus menggalakan penanaman kembali hutan gundul diarea seluas 50.144 hektar. Cara ini sebagai upaya menanggulangi banjir bandang yang kerap melanda wilayah pinggiran hutan.
Wakil Administratur Perhutani KPH Bojonegoro, Rudi Juniantoro menyatakan, pihaknya terus melaksanakan bererapa program untuk melakukan reboisasi di hutan gundul. Diantaranya adalah penanaman pohon mulai dari persemaian, pembibitan sebanyak 2 juta pohon jati, dan pemeliharaan tanaman yang masih usia dini yaitu antara 4-5 tahun.
"Selain itu kami melakukan penebangan terhadap tanaman jati yang memang sudah saatnya ditebang atau berusia 50 tahun kemudian menanami bibit baru," kata Rudi Juniantoro menjelaskan.
Selain itu juga melakukan penanaman pohon pada lahan terbuka yang rawan banjir bandang, menanam tanaman jenis rimba yang sekiranya tidak dapat ditanam jenis jati meskipun membutuhkan waktu yang lama.
"Pada tahun 2013 hingga saat ini kurang lebih 400 pohon di tebang secara liar yang membuat hutan menjadi gundul dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya," ungkap Rudi.
Karena itu, Rudi menegaskan, akan melakukan pengawasan ketat diwilayah hutan untuk mengurangi penebangan jati secara liar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Caranya dengan mengandeng berbagai elemen masyarakat hutan diantaranya adalah LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) dan  Polisi Hutan .
"Kami terus berupaya berkoordinasi dengan semua pihak khususnya kepolisian untuk mencegah adanya pencurian kayu itu," pungkasnya.(rien)


Tidak ada komentar
Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more