Timur Sinar Suprabana Sebut Sastra di Daerah Baik-baik Saja

Minggu, 05 Desember 2021, Dibaca : 563 x Editor : nugroho

arifin jauhari
Achyar M Permana, Beno Siang Pamungkas, Slamet Priyatin, Soekamto Gullit, Gunawan Budi Susanto dan Timur Sinar Suprabana.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Penyair beken, Timur Sinar Suprabana menyebut bahwa nafas serta daya hidup sastra di daerah dalam kondisi baik-baik saja. Bahkan subur berkembang, terbukti dari kian banyaknya kantung-kantung sastra yang tumbuh.

Menurutnya, era teknologi digital memberi sumbang sih besar terhadap perkembangan sastra saat kini. Tiap penyair bisa memposting karya puisinya, jika mau, sepuluh bahkan dua puluh karya saban hari.

Baca Lainnya :

    "Bahkan, sastra di media sosial itu, telah memiliki nilai derajatnya sendiri," ungkap penyair flamboyan dari Semarang, Timur Sinar Suprabana. Saat acara diskusi buku puisi "Anjing Yang Mencintai Bunga", bertempat di Hayaru Kafe Bojonegoro, Minggu siang tadi (05/12/2021).

    Buku tersebut berisi kumpulan puisi dari lima penyair, Achyar M. Permana, Beno Siang Pamungkas, Slamet Priyatin, Soekamto Gullit dan Timur Sinar Suprabana.

    Baca Lainnya :

      Disinggung salah seorang peserta diskusi dari Tuban, mengapa judul bukunya memilih diksi anjing, bukan ayam, burung atawa bebek, Beno Siang Pamungkas menjelaskan bahwa judul tersebut dinukil dari puisi miliknya yang ada di dalam buku.

      "Saya terinspirasi dari seekor anjing milik perupa Dadang Christanto, yang bernama Shuka. Yang secara telaten dilatih sejak kecil, hingga menjadi seekor anjing yang cerdas dan pintar," tutur Beno.

      Pemilihan judul buku dari puisi Beno Siang Pamungkas, dirincikan oleh Achyar M. Permana, sebagai kebersamaan kelima penulisnya. Yang sepakat bahwa layak dijadikan judul buku.

      Acara diskusi yang dipandu Gunawan Budi Susanto (Kang Putu) ini, berjalan hangat hingga pukul 16.00 petang. Pelbagai persoalan sastra terkini, dikupas santai dan tajam. Sekaligus menelisik teknis penulisan serta proses kreatif seorang penyair, yang dituntut konsisten dalam kepenyairannya.(fin)


Show more