Tingkatkan Minat Membaca, Ferry Buka Lapak Baca Gratis di CFD

Minggu, 12 Desember 2021, Dibaca : 446 x Editor : samian

Arifin Jauhari
GRATIS : Tingkatkan minat baca sejak dini, Ferry dan Andrianto gelar lapak baca di CFD.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Demi meningkatkan minat membaca, pegiat literasi Bojonegoro, membuka lapak baca gratis saat hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD), Minggu (12/12/2021). Ahmad Agung Feryanto asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, misalnya.

Ferry, sapaan akrabnya mengaku aktif dalam kegiatan literasi sejak 2017. Selain mengajak masyarakat agar gemar membaca, Ferry juga aktif bergerak dalam kegiatan mendongeng ke anak-anak. Baik di acara formal maupun non formal.

Baca Lainnya :

    "Kami buka lapak baca gratis di CFD ini, karena minat baca sekarang kan memang kurang. Tujuan kita mendekat ke masyarakat, biar mengajak anak-anak gemar membaca sejak dini," katanya kepada SuaraBanyuurip.com.

    Awalnya, Ferry mengaku mengadakan sebuah gerakan mengumpulkan buku-buku sisa. Gerakan tersebut tergabung dalam komunitas dinamakan Besunsa Bojonegoro. Akronim dari Buku Bekas dan Sisa Untuk Asa. Selain untuk dibaca gratis di lapak, buku-buku yang terkumpul juga dipergunakan perpustakaan keliling.

    Baca Lainnya :

      "Kami juga ada perpustakaan yang di Jalan Veteran, depannya RSUD. Namanya 'Pecel Pustaka.' Karena sambil jualan pecel, pengunjungnya bisa sekalian baca," ujarnya.

      Pria lulusan Universitas Trunojoyo Madura tahun 2017 ini merasa beruntung, karena banyak donatur yang mengalirkan buku-buku ke komunitasnya. Mulai dari buku terbitan lama sampai buku-buku terbitan tahun belakangan. Tetapi kebanyakan buku-buku bacaan untuk kalangan anak-anak dan remaja.

      "Ada novel untuk remaja, buku cerita bergambar yang untuk anak-anak banget, pengetahuan, dan sebagainya. Semua kiriman, ada yang dari penerbit, dari Dinas Perpustakaan di Jakarta juga, dan dari sesama pegiat literasi lainnya. Kami open donasi," terangnya.

      Pemuda lajang kelahiran 2 Oktober 1994 ini biasa memilih menggelar lapaknya saat CFD, di depan Pendapa Kabupaten Bojonegoro. Dibantu oleh satu rekannya, Andrianto, ia sudah merasa senang jika ada pengunjung yang bersedia membaca. Tak masalah sedikit ataupun banyaknya pengunjung yang membaca.

      "Ajakan kami kepada masyarakat  Bojonegoro. Ayo ajak anak-anak sejak dini gemar membaca. Karena hal itu bisa menjadi stimulus dalam membentuk karakter anak," pungkasnya.(fin)

       


Show more