Tingkatkan Produksi, Pupuk Indonesia Uji Coba Pupuk Subsidi Organik Cair di Bojonegoro

Selasa, 30 Maret 2021, Dibaca : 435 x Editor : nugroho

Joko kuncoro
TANAM PADI BERSAMA : Perwakilan Pupuk Indonesia bersama Pupuk Petroganik tanam padi di lahan demplot di Desa Tanjungharjo.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Pupuk Indonesia menggelar demonstration plot (demplot) pemupukan menggunakan pupuk organik cair subsidi baru, Selasa (30/3/2021). Pupuk organik cair ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen tanaman.

Demplot pemupukan ini diadakan di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dengan memperkenalkan jenis pupuk baru. Yakni Phonska OCA pupuk organik cair yang bisa menambah hasil panen.

Baca Lainnya :

    Direktur Operasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih menjelaskan, demplot ini bertujuan untuk mengajak petani agar menggunakan pupuk organik dan menerapkan pemupukan berimbang. Dengan adanya demplot ini diharapkan bisa memberi manfaat.

    "Berdasarkan uji aplikasi pada tanaman, Phonska OCA sangat cocok diaplikasikan pada tanaman padi maupun komoditas lain. Juga, mampu meningkatkan produktivitas antara 13 hingga 61 persen,” terang Digna.

    Baca Lainnya :

      Dia menjelaskan, sejak 2008 lalu pemerintah telah memercayakan penyaluran pupuk organik bersubsidi kepada Pupuk Indonesia. Tahun ini, kata dia, pemerintah kembali menunjukkan komitmennya membangun pertanian berkelanjutan melalui pupuk bersubsidi baru. Yakni dengan menggunakan pupuk organik cair subsidi Phonska OCA.

      "Semoga demplot ini dapat meyakinkan petani bahwa pemupukan berimbang dengan pupuk 

      organik mampu meningkatkan produktivitas pertanian dengan optimal," jelasnya kepada SuaraBanyuurip.com.

      Digna mengungkapkan, dengan menggunakan pupuk organik cair ini dapat meningkatkan hasil panen tanaman. Misalnya, tanaman padi bisa meningkat hingga 2 ton. Sedangkan, untuk tanaman bawang bisa meningkat hingga 4 ton per hektare.

      "Untuk pemakaian pupuk organik cair ini bisa disemprotkan secara langsung ke daun tanaman. Namun, setelah usia tanaman mencapai tiga minggu. Sebab, Phonska OCA ini digunakan untuk penyeimbang pupuk lainnya," ungkap Digna.

      Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menambahkan, demplot ini juga digelar untuk memperkenalkan pupuk subsidi NPK Phonska dengan formulasi baru 15-10-12. Sesuai dengan kebijakan Kementerian Pertanian, pada 2021 ini terdapat perubahan formula pupuk NPK Phonska bersubsidi dari awalnya NPK 15-15-15 menjadi NPK 15-10-12.

      “Perubahan ini dijalankan pemerintah dengan prinsip efisiensi. Namun tetap mengedepankan kualitas untuk hasil panen yang optimal,” jelas Bakir.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more