Virus Corona Pukul Pelaku Wisata

Jum'at, 20 Maret 2020, Dibaca : 388 x Editor : nugroho

Ist
Wahyu Setiawan, pelaku wisata Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Mewabahnya Virus Corona atau COVID-19 membuat sejumlah daerah menutup kawasan wisata mereka. Dampaknya penghasilan biro perjalanan wisata mengalami penurunan cukup drastis. Banyak kegiatan yang dibatalkan seperti orderan paket wisata maupun kegiatan outing, fungame outbound dan lainnya.

Wahyu Setiawan, salah seorang pemilik Jasa Biro Perjalanan Wisata dan Umroh di Bojonegoro ini mengaku, hingga saat ini sudah lebih dari 20 kali order paket wisata yang di batalkan oleh konsumennya, dengan tujuan beberapa kota di Indonesia.

Baca Lainnya :

    “Pembatalan jadwal ini sejak pertengahan bulan Maret ini hingga awal bulan April mendatang, akibatnya seluruh pelaku wisata tak dapat menghasilkan income perekonomiannya,” kata Wahyu Setiawan, Kamis (19/3/2020).

    Ia mencontohkan, trip Yogyakarta Rp20 juta per bus, dan ke Bali Rp30 juta. Setiap pemberangkatan rata-rata lebih dari satu bus.

    Baca Lainnya :

      "Yang belum ada hitam di atas putih akhirnya mereka membatalkan rencana kegiatan. Sedangkan untuk yang sudah mereka melakukan reschedule sampai situasinya aman,” ungkapnya.

      Wahyu berharap, wabah virus corona atau COVID-19 di Indonesia, segera berakhir dan Pariwisata kembali normal seperti sedia kala, sehingga pelaku industri pariwisata dapat kembali melakukan aktifitas Pariwisata dan bisa berkontribusi dalam mensupport devisa dari sektor pariwisata Indonesia.

      "Kita tetap menghormati keputusan pemerintah untuk menutup obyek wisata demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

      Beberapa kota besar telah menutup akses untuk wisatawan domestik antara lain, Kota Batu, Malang, Jogjakarta, Denpasar serta Semarang. Padahal beberapa kota kota tersebut salah satu tujuan menraik para wisatawan. Namun masyarakat merasa takut jika harus keluar daerah.

      Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Dandi Suprayitno, telah mengimbau kepada semua sekolah agar menunda atau membatalkan kegiatan study tour maupub rekreasi sekolah menjelang kelulusan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Alasannya untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona.

      "Apalagi lokasi rekreasi yang dituju adalah tempat rawan penyebaran virus," ucapnya. (suko)

       



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more