Warga Banjarsari Berharap Kesejahteraan dari Migas Sukowati

Rabu, 17 Juni 2020, Dibaca : 1358 x Editor : nugroho

Ist
Kades Banjarsari Miftakhul Hudal bersama istri.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Negosiasi pembebasan lahan untuk pengembangan Migas Pad C Sukowati di Dusun Karang, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih tarik ulur. Namun harapan kesejahteraan telah muncul dibenak warga setempat.

Warga Banjarsari meyakini eksplorasi yang akan dilaksanakan Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati memberikan multiplier effect (efek berganda) bagi masyarakat sekitar.

Baca Lainnya :

    "Warga bisa terlibat sebagai pekerja," ujar Khoirul Anam, Warga RT 019, RW/003 Dusun Karang, Desa Banjarsari, Rabu (17/6/2020).

    Ia berharap Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati maupun kontraktornya memprioritaskan keluarga para pemilik lahan yang tanahnya dibebaskan untuk proyek pengembangan Migas Pad C Sukowati.

    Baca Lainnya :

      "Karena mereka sudah merelakan lahannya dibebaskan untuk proyek migas ini," tegas ahli waris Kusnan, salah satu pemilik lahan.

      Senada disampaikan Sugeng, warga Banjarsari lainnya. Menurut dia, eskplorasi migas Pad C Sukowati bisa mengurangi jumlah pengangguran. 

      "Dengan catatan operator dan kontraktornya melibatkan warga," sambungnya.

      Dirinya berharap ada pelatihan bagi pemuda banjarsari sebelum proyek migas dimulai. Tujuannya, agar mereka memiliki keahlihan sehingga dapat dipekerjakan di proyek tersebut.

      "Kami tahu proyek migas ini membutuhkan keahlihan khusus. Jadi pelatihan semacam sertifikasi sangat diperlukan para pemuda," tandasnya. 

      Kepala Desa Banjarsari, Fatkhul Huda berharap adanya eksplorasi migas Pad C Sukowati nanti dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mulai dari pelibatan tenaga kerja, peluang usaha, jasa dan peningkatkan pembangunan sarana prasarana.

      Peluang usaha dan jasa misalnya, lanjut Huda, operator mupun kontraktornya dapat menggandeng pengusaha-pengusaha lokal yang ada di Desa Banjarsari. Begitu juga untuk kebutuhan makan, minum dan tempat kost bisa melibatkan warga setempat.

      "Dengan begitu proyek migas yang berlangsung bisa meningkatkan kesejahteraan warga," pungkas kades yang baru dilantik pada 6 April 2020 lalu.

      Pengembangan Pad C Sukowati di Desa Banjarsari akan menyedot minyak di bawah Alun-alun dan Pendapa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

      Teknisnya dengan cara dibormiring dari Dusun Karang, sejauh sekitar 1,5 kilometer. Pipa akan berada di bawah Sungai Bengawan Solo dengan kedalaman sekitar 30 meter. Pengeboran pipa berada di kedalaman sekitar 10.000 MD atau bawah tanah. 

      Lahan yang akan dibebaskan untuk penyiapan tapak sumur. Luasnya 4 hektar (Ha), milik sekitar 23 pemilik lahan. 

      Sumur Pad C Sukowati bisa berproduksi 4 ribu hingga 5 ribu barel per hari (Bph) dari sembilan sumur. Dengan usia produksi  7 sampai 8 tahun.  

      Pngembangan migas Pad C dipastikan akan menambah jumlah produksi minyak Lapangan Sukowati. Tentunya menambah target lifting minyak nasional bersama produksi Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, yang saat ini mencapai 225 ribu bph atau setera 32 juta liter per hari (1 barel setara 159 liter).(suko)


Show more