Wisata Edukasi Pejambon Berkontribusi Tingkatkan Pendapatan Warga

Sabtu, 26 September 2020, Dibaca : 263 x Editor : nugroho

joko kuncoro
MEGAH : Gapura pintu masuk Wisata Edukasi Pejambon di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Desa wisata mulai berkembang di Bojonegoro, Jawa Timur, untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat. Salah satunya dilakukan Pemerintah Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, yang berhasil menyerap tenaga kerja masyarakat lokal. 

Koordinator Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pejambon Sofian mengatakan, setiap desa pasti memiliki potensi lokal, baik itu potensi alam maupun buatan manusia. Namun, harus mempunyai gagasan untuk mengelola dan mengembangkan.

Baca Lainnya :

    ‘’Awal membuat  wisata ini bermula dari visi misi kepala desa. Pada 2016 lalu, sudah merencanakan menuju desa wisata’’ katanya ditemui di area wisata, Sabtu (26/9/2020).

    Dia menjelaskan, dengan adanya Wisata Edukasi Pejambon (WEP) kini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena, mata pencarian masyarakat lokal selama ini pertanian dan wisata ini bisa menambah perputaran ekonomi.

    Baca Lainnya :

      ‘’Seperti adanya transaksi pengunjung wisata dengan pedagang lokal Desa Pejambon,’’ jelasnya.

      Sofian menuturkan, sebelum adanya pandemi virus covid-19, wisata ini telah dikunjungi banyak wisatawan. Seperti wisatawan asal Kota Surabaya, Lamongan, dan Tuban rerata sudah tahu akan wisata edukasi ini. Pada Desember 2019 lalu, pengunjung pernah mencapai 10 ribu orang.

      ‘’Sehingga perputaran ekonomi atau omzet yang didapat mencapai sekitar Rp 60 juta. Dan menyerap tenaga kerja lokal seperti pemuda sekitar 32 orang. Itu belum termasuk pedagang,’’ ungkap Sofian.

      Dia mengatakan, setelah dikunjungi menteri PDTT Abdul Halim Iskandar, Jumat (25/9/2020) lalu, pihaknya makin yakin dan akan terus mengembangkan wisata buatan ini. Karena, jika tidak ada terobosan baru akan tertinggal dengan wisata lain yang berada di Bojonegoro.

      Meskipun, wisata lain telah didukung dengan adanya potensi sumber daya alam. Namun bagi sofian, itu menjadi tantangan tersendiri untuk wisata yang dikelolanya. Agar lebih inovatif dan kreatif  lagi dalam mengembangkan wisata.

      ‘’Seperti pengembangan wisata pertanian. Jadi dalam wisata pertanian itu akan menyediakan varietas padi yang langka di Bojonegoro. Sehingga, lanjut dia, akan menambah daya tarik pengunjung’’ katanya kepada SuaraBanyuurip.com. (jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more