Paska Pengeboran ATW, Penghasilan Warga Turun

SuaraBanyuurip.comSami’an Sasongko

Menurunnya aktifitas proyek di Blok Cepu membuat pendapatan sejumlah warung disekitarnya alami penurunan. Diantaranya warung disekitar Sumur Ekslporasi Alas Tuwa Barat (ATW) di Desa/Kecamatan Ngasem. Pendapatan usaha mikro ini menurun drastis setelah kegiatan pemboran selesai.

“Kalau dulu, ketika sumur ATW masih dibor penghasilan saya dari warung ini lumayan,” uangkap Wiji.

Rata-rata perhari pendapatannya bisa mencapai 100 ribu lebih.

“Tapi sekarang anjlok mas. Dapat 50 ribu per hari saja sudah ngoyo,” ujarnya.

Wiji mengungkapkan, turunya pendapatan itu dikarenakan di sumur ATW sekarang ini sudah tidak banyak lagi pekerja pemboran.  Yang ada hanya security (petugas keamanan). Itupun jumlahnya terbatas.

“Meski begitu saya tetap mensyukurinya. Yang terpenting setiap hari masih ada pemasukan,” imbuh Wiji.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Layanan Perpajakan Berbasis NIK Sebagai NPWP Diluncurkan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *