SuaraBanyuurip.com –Samian Sasongko
Meski sebelumnya sempat mendapat penghadangan warga, mobilisasi logistik pemboran terus dilakukan PT. Pertamina EP ke lokasi sumur migas Tiung Biru (TBR) – C, Blok Gundih, di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jatim. Sejak awal April lalu, anak perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) itu telah melakukan mobilisasi alat berat sebanyak sekitar 30 kali. Namun, sampai sekarang, PT. Pertamina EP maupun operatornya, PT. Bama Bumi Sentosa (BBS) belum menempatkan security dilokasi pemboran untuk mengamankan peralatan tersebut.
Kaswan, warga Desa Kalisumber menuturkan, sekarang ini alat berat pemboran sudah banyak yang masuk ke lokasi pemboran sumur migas TBR-C. Namun, belum ada penempatkan tenaga security dilokasi pemboran oleh perusahaan.
“Seharusnya, Pertamina EP sudah menempatkan tenaga security dilokasi untuk menjaga keamanan peralatan,†katanya.
Dia berharap, agar dalam perekrutan tenaga kerja di TBR-C harus dilakukan dengan adil dan trasparan. Bukan dipercayakan kepada beberapa orang saja. Karena dikhawatirkan akan memunculkan gejolak masyarakat yang dapat menghambat jalanya proyek.
“Akan lebih baik bila dalam perekrutan nanti dilakukan musyawarah di balai desa secara terbuka. Agar warga mengetahui langsung,†sarannya.
Yudhi Madjid, External Relation, PT. BBS mengungkapkan, penempatan tenaga security dilokasi TBR-C masih menunggu keputusan dari management PT. Pertamina EP lebih dulu.