SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Widya
Mobilitas kendaraan berat maupun truk dalam proyek EPC-1 diperkirakan akan memunculkan kemacetan arus lalu lintas, di jalur utama Bojonegoro – Cepu. Untuk itu PT Tripatra Enngineers and Constructions, maincont proyek EPC-1 segera mengantisipasi dengan langkah strategis. Â
Community Affairs PT Tripatra Enngineers and Constructions, Budi Karyawan,  menjelaskan, adanya kendaraan berat yang akan melintasi jalan utama Bojonegoro – Cepu membuka peluang terjadinya kemacetan. Untuk itu pihaknya sudah mengantisipasi dengan berbagai teknis strategis, agar pengguna jalan tak terganggu  dengan proyek EPC-1.
“Kami berencana akan menyediakan tempat khusus yaitu Staging Area,dimana rencana ini sudah  diatur dalam dokumen AndaLalin,†ujar Pria asal Magelang ini.
Staging Area ini bertujuan agar memperlancar ketertiban lalu lintas selama aktivitas proyek sedang berlangsung. Terutama saat memasuki arah menuju ke lokasi.
“Nanti,semua kendaraan akan diatur di Staging Area ini, agar tertib saat masuk wilayah proyek,” ungkapnya.
Dijelakan,ada tahapan teknis yang akan dilakukan sebelum merealisasikan rencana itu. Diantaranya akan mengatur secara konvoi,arah dan  pengecekan standar keselamatan.
“Karena di dalam sana akan ada material yang  dibagi ke arah Well Pad A atau Well Pad C,”  imbuh pria berpostur tinggi besar ini. (tg)