KUB Binaan JOBP-PEJ Gulung Tikar

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Kelompok Usaha Bersama (KUB) binaan Joint Operating Body Petrochina –  Pertamina East Java (JOB P-PEJ), Operator Lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban, nyaris gulung tikar. Padahal wadah usaha tersebut merupakan program corporate social responsibility  (CSR) yang digulirkan operator untuk memberdayakan masyarakat ring 1 Sukowati.

Ada tiga KUB binaan JOB P-PEJ di tiga desa ring 1 Sukowati. Yakni   KUB Desa Ngampel dan Sambiroto, Kecamatan Kapas serta KBU Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro. Tiga KUB tersebut belum berjalan efektif karena disebabkan oleh beberapa factor. Diantaranya kurangnya sistem management, sumber daya masyarakat (SDM) dalam menjalankan usahanya.

Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sambiroto, Sudjono mengaku, sudah lama desanya tidak mengajukan dana untuk KUB karena dinilai sia-sia sebab tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk lebih memanfaatkan bantuan tersebut.

“Dulu memang ada,akan tetapi karena kurangnya pengetahuan masyarakat dalam berbisnis akhirnya uang tersebut diputar putar saja diatur masing masing RT untuk simpan pinjam,” jelas Sudjono.

Baca Juga :   Minim Keterlibatan, Warga Bandungrejo Sampaikan Aspirasi ke Kontraktor PEPC

Senada juga diungkapkan perangkat Desa Campurejo dan Ngampel. Menurut mereka, KUB di masing-masing desa ini sudah enggan mengajukan dana pengembangan usaha kepada JOB P-PEJ.

“Mubadzir, mbak. Karena kalau uangnya untuk usaha atau beli hewan ternak kebanyakan juga tidak kembali. Maka dari itu sisa dana bantuan sebelumnya hanya digunakan untuk simpan pinjam saja jadi bisa dimanfaatkan bagi yang membutuhkan uang,” ungkap Ketua BPD Campurejo, M Ikhsan.

Salah satu warga dukuh Plosolanang Ds Campurejo Agus Susanto menuturkan, seharusnya operator tidak begitu saja memberikan dana hibah untuk KUB. Akan tetapi memberikan pelatihan dan  keterampilan kepada warga dalam berwirausaha sehingga modal yang didapat bisa dikelola dengan baik.

“Pelatihan keterampilan ini akan mendukung modal yang diberikan. Sehingga KUB dapat mengelola management dengan bagus dan usaha yang dijalankan dapat menghasilkan keuntungan dan mensejahterakan masyarakat,” sambung pria bertubuh bongsor tersebut.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *