CSR Bidang Pendidikan PT SG di Tuban Rp 5 M Setahun

ICT PT SG di Tuban

SuaraBanyuurip.com – Teguh Budi Utomo

Tuban – Bidang pendidikan menjadi garapan tersendiri dari PT Semen Gresik (Persero) Tbk (PT SG), di Kabupaten Tuban, Jatim. Perusahaan berbasis BUMN ini membantu warga sekitar pabrik, agar bisa menikmati pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi. Untuk itulah program beasiswa digulirkan untuk membantu siswa pandai dari keluarga tak mampu secara ekonomi.

Rangkaian kegiatan berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, diharapkan mampu menjawab tantangan jaman. Selain juga agar warga desa sekitar lokasi pabrik PT SG di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Tuban bisa bersaing dengan warga luar daerah.

Apalagi disetiap rekrutmen karyawan induk perusahaan, dibuka secara transparan sehingga diikuti oleh warga di seluruh tanah air. Oleh karena itu perseroan sejak dini mulai tingkat SD dipersiapkan untuk pengembangan SDM. Setidaknya melalui program pemberian beasiswa pendidikan, pelatihan Information Communication and Technology ( ICT ) berikut perangkat komputernya hingga bimbingan belajar, mampu membantu warga sekitar.

“Melalui berbagai bantuan program pendidikan, kita harapkan peserta didik dari desa-desa sekitar bisa bersaing dengan siswa dari sekolah wilayah perkotaan. Program ini berkelanjutan karena targetnya untuk pengembangan SDM warga sekitar,” kata Kasi Bina Lingkungan PT SG di Tuban, Wahyu Darmawan.

Program yang menjadi gantungan para warga ini, tak bisa dilihat secara sepintas. Apalagi program CSR bidang pendidikan ini ditata untuk jangka panjang. Warga masyarakat akan merasakan jika telah mengikuti dan mengetahui hasilnya.

Sejak program bantuan pendidikan digulirkan pada tahun 2008 ini telah diikuti hingga 40.000 orang. Mereka terdiri dari siswa SD/MI hingga SMA/MA/SMK, guru hingga para santri di sejumlah pondok pesantren di Tuban.

Program yang sudah berjalan ini telah dirasakan manfaatnya bagi warga kurang mampu dari desa-desa Ring I pabrik. Setidaknya hal itu disampaikan Ruji (46), buruh tani asal Dusun Dukoh, Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Tuban kepada wartawan beberapa waktu lalu.

“Bantuan beasiswa untuk anak saya sangat membantu keluarga. Apalagi selama ini kami belum pernah mendapatkan bantuan beasiswa, kecuali dari Semen Gresik,” kata Ruji.

Baca Juga :   GAM Bantu Air Bersih

Anaknya yang sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) mendapatkan beasiswa dan program bimbingan belajar dari PT SG. Dia berharap program ini tak sebatas ketika anaknya sekolah di MTs, namun kalau bisa dia harap diteruskan lagi pada jenjang sekolah lebih tinggi.

Kegembiraan juga dirasakan Yunita, peserta pelatihan Information Communication Technologi  (ICT) berasal dari sekolah pinggiran tepatnya di SDN Kapu I, Kecamatan Merakurak . Siswa Kelas 6 ini termasuk peserta program ICT yang tak sekadar mendapatkan teori, namun juga praktik dan sekolah dan pesantren yang menyertakan siswanya  dalam program ICT juga dibantu perangkat komputer.

Wajar jika Yunita bangga bisa mengikuti ICT. Apalagi di SDN Kapu I ini hanya terdapat satu unit komputer. Itupun di kantor dan hanya digunakan untuk kebutuhan administrasi sekolah. Bantuan pendidikan dalam pola beasiswa prestasi pendidikan, dirasakan sejumlah siswa asal desa terdekat pabrik. Diantara program ini PT SG memberi bantuan beasiswa kepasa siswa SMP dan SMA di Ring I pabrik.

“Bantuan beasiswa ini sangat membantu keluarga saya. Saya sangat senang bisa menerimanya, saya jadi bersemangat untuk bersekolah lebih tinggi,” kata Wati’ul Khusna (18), pelajar Kelas 12 jurusan IPA SMA Kerek, asal Desa Padasan, Kecamatan Kerek.

Wati’ul Kusna memperoleh beasiswa setelah lolos seleksi prestasi yang dilakukan sekolahnya. Kemudian dia bersama siswa berperestasi lain, diikutkan bimbingan belajar yang dibiayai perseroan. Target program ini anak-anak berprestasi bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Kalau mereka lolos dan kemudian diterima perguruan tinggi ternama, kami akan memberikan beasiswa sampai lulus kuliah,” kata Kepala Divisi Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT SG, Faf Adi Syamsul, di satu kesempatan.

Menurut Faf, demikian dia akrab disapa, program beasiswa ini untuk mempersiapkan warga agar memiliki kompetensi sehingga saat ada perekrutan mereka bisa ikut bersaing. Perseroan juga berharap agar warga asli Tuban bisa mengisi posisi-posisi strategis di perusahaan.

Baca Juga :   Program Rumah Layak Huni Desa Cengungklung Disosialisasikan

Lebih dari itu, sesuai amanat pemerintah, rangkaian program CSR dalam bentuk pendidikan dan pelatihan targetnya adalah untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di daerah. Amanat tersebut kemudian diterjemahkan PT SG ke dalam program kerja PKBL sampai tahun 2015.

“Anggaran yang diberikan untuk pendidikan di Tuban lebih dari Rp 5 miliar tiap tahunnya, itu mengacu pada realisasi tahun 2011 kemarin,” sergah Wahyu Darmawan seraya menambahkan, sebenarnya soal dana untuk bantuan pendidikan ini tidak ada batasan karena telah menjadi prioritas program.

Sedangkan jenis program yang sudah diberikan diantaranya; beasiswa tunai kepada 2.500 siswa per tahun, bimbingan belajar Kelas 9 (SMP/MTs) dan Kelas 12 (SMA/MA/SMK) beasiswa eks bimbingan belajar, beasiswa untuk 10 PTN terkemuka di Indonesia masing-masing PTN 10 mahasiswa, pelatihan ICT, pelatihan pembuatan pakan ternak, pelatihan pembuatan pupuk bokasi, pelatihan lainnya yang berbasis kebutuhan masyarakat (pembuatan abon hingga paving).

“PT SG ingin membantu meningkatan kualitas warga sekitar,” tambah Wahyu Darmawan.

Di tempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tuban, Sutrisno, menyatakan, program bantuan bidang pendidikan PT SG kepada warga Tuban sangat membantu bidang pendidikan di wilayah ini. Program dari perusahaan ini membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tuban.

Menurut Sutrisno, program revitalisasi dunia pendidikan yang telah diterapkan PT SG di Tuban, diakui atau tidak telah banyak membantu kemajuan pendidikan di wilayah sekitar area pabrik. Berbagai bentuk bantuan, mulai infrastruktur sekolah maupun fasilitas pendukung lainnya, merupakan bentuk nyata peranan perusahaan dalam upaya mewujudkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Tuban.

“Meski belum merata ke seluruh wilayah kecamatan di Tuban, namun program pendidikan yang di jalan PT SG telah banyak membantu pengembangan pendidikan di Tuban. Ini sejalan dengan program Pemkab Tuban, yakni peningkatan infrastruktur sekolah dan mutu sarana prasarana untuk peningkatan kualitas SDM masyarakat, “ kata Sutrisno. (tg)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *