SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Ratusan pemuda berambut cepak kembali menggelar aksi unjuk rasa di kantor operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jatim, Kamis (31/5/2012). Aksi ini merupakan aksi kali ketiga sepanjang bulan Mei 2012 dari komunitas yang mengatasnamakan Pemuda Bojonegoro ini.
Dalam aksi ini mereka menuju ke kantor anak perusahaan ExxonMobil itu dengan mengendarai motor. Selanjutnya para pemuda yang dikecewakan MCL itu langsung melakukan orasi. Tuntutan mereka sama dengan dua aksi sebelumnya. Diantaranya, MCL segera mempercepat proyek Blok Cepu dan melibatkan langsung pemuda Bojonegoro di proyek tersebut.
Serupa dengan aksi sebelumnya, pada aksi ini mereka juga tak diterima oleh pejabat MCL. Mereka hanya berteriak-teriak di luar pagar, karena pintu masuk kantor dijaga ketat aparat keamanan. Karena tak ada tanggapan dari MCL, massa kemudian merusak papan informasi MCL, melempar kertas-kertas dan ranting pohon di halaman pintu masuk kantor MCL.
Koordinator aksi, Budi S, saat dikonfirmasi SuaraBanyuurip.com menyatakan, kelompoknya bakal terus melakulan aksi demo sampai ada tanggapan dari MCL.
“Kalau tidak ada tanggapan, saya akan mengerahkan lagi massa yang lebih besar,†ancam Budi S di sela-sela aksi.
Disinggung terkait pengrusakan papan informasi milik MCL, Budi S menyangkalnya karena tak ada peserta demo yang malukannya. Karena, sudah dua kali aksi demo berjalan tidak ada pengrusakan apapun. Baru yang ketiga ini terjadi hal tersebut.
“Saya yakin bukan peserta demo yang merusaknya. Kemungkinan ada pihak lain yang menyusup dan merusak papan informasi MCL tersebut. Agar, membuat kondisi menjadi keruh,†elaknya.
Ratusan pemuda tersebut akhirnya membubarkan diri, karena tak ditemui pegawai MCL. Mereka berencana akan menggelar aksi lebih besar lagi. (tg)