Kembali Mentok, Pertemuan Dilanjutkan di Rumah Makan

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pertemuan antara PT. Tripatra Engineers & Constructors, pelaksana proyek engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip untuk Mobil cepu Limited (MCL) dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat dan perwakilan pemuda Mojodelik di rumah Sandoyo, Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Kamis (14/06/2012) sekitar pukul 09.00 wib, kembali mentok. 

Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari pemblokiran jalan menuju Well Pad A Banyuurip oleh warga Mojodelik, Rabu (13/06/2012).

Sebelumnya, pertemuan yang sama yang dilakukan pada Rabu (13/06/2012) juga menemui jalan buntu. Sebab tuntutan warga yang meminta pekerja proyek 50 persen dari Warga Mojodelik belum disanggupi Tripatra.

Rencananya, pertemuan itu akan kembali dilakukan nanti siang sekitar pukul 13.00 wib di Rumah Makan Klotok, Kecamatan Padangan. Dalam pertemuan nanti akan menghadirkan perwakilan dari Tripatra dan sembilan kades sekitar Lapangan Minyak Banyuurip, Blok cepu, di Kecamatan Ngasem dan Kalitidu. Sebelumnya pemerintah desa Mojodelik menginginkan agar pertemuan dilakukan dengan enam kades.

Sembilan Kepala Desa itu adalah di Kecamatan Ngasem, Kades Gayam, Pujiono; Kades Mojodelik Sandoyo; Kades Bonorejo Siti Rokayah; Kades Brabowan Prihadi; Kades Begadon Hariyono; Kades Ringintunggal Pandil. Dikecamatan Kalitidu adalah Kades Katur Heri Mulyono, Kades Ngraho Prastowo dan Kades Sudu Abdul Manan.

Baca Juga :   Sering Bolos, Oknum ASN di Bojonegoro Diberhentikan

Community Affairs PT. Tripatra Engineers & Constructor, Budi Karyawan membenarkan bila pertemuan akan dilanjutkan nanti siang sekitar pukul 13.00 wib dengan sembilan kades sekitar lokasi proyek Tripatra.

“Kalau sesuai SEAP kita ada 13 desa. Tapi katanya keputusan bisa diterima kalu enam desa setuju,” kata Budi melalui pesan pendeknya, Kamis (14/06/2012).

Dijelaskan, pertemuan yang akan dilakukan siang ini untuk merundingkan tentang kuota tenaga kerja di proyek EPC 1 Banyuurip.

“Yang mengatur koordinatornya adalah Geng (G)-15,” tambah pria asli Malang Jatim ini.  

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *