SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro- Konsursium PT. Rajekwesi Mitra Tama (RMT) – Pembangunan Perumahan (PP), Subkontraktor PT. Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor pelaksana proyek engineering, procurement and constructions (EPC) 1 Banyuurip untuk Mobil Cepu Limited (MCL), mulai mengerjakan Akses Road (jalan akses). Jalan akses ini merupakan pintu keluar masuk pengangkutan logistik proyek menuju lokasi proyek EPC 1 Banyuurip yakni Well Pad A dan B di Desa Mojodelik, serta Well Pad C di Desa Gayam, Kecamatan Ngasem. Â
“Ini untuk akses mobil proyek agar tidak menganggu jalan desa. Jika jalan ini sudah jadi, mobil proyek tidak akan lagi melalui jalan desa,†kata  Narto, Coordinator Security PT PP-RMT.
Pembangunan akses road ini melewati beberapa desa yakni Desa Sudu sebagai pintu gerbang dan Desa Ngarho, Kecamatan Kaitidu. Diwilayah Ngasem melewati Desa Brabowan dan Bonorejo. Panjang jalan yang dibangun kurang lebih 5 kilo meter dengan lebar 10 meter dan melintasi Rel Kereta Api.
Hanya saja, belum diketahui kapan target penyelesaian pembangunan akses Road ini. Sebab untuk pekerjaan pengurukan baru dilakukan, Kamis (14/06/2012) kemarin, setelah striping usai dilakukan beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Direktur PT Berkat Shapindo, salah satu leader pengurukan lahan ketika ditemui suarabanyuurip.com di Kantor PT Rajekwesi Mitra Tama (RMT) di Desa Cengungklung (15/6/2012) menyatakan, pengurukan untuk lokasi road itu baru sekitar 850 kubik.
 “Sekitar 20 an rit, mas,†sambung Sarpan.
Untuk diketahui, proyek pengurukan akses road ini dihentikan warga Sudu, Jum’at (16/06/2012) kemarin. Akibatnya dump truk pengngkut tanah urug tidak dapat masuk lokasi. (suko)