SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Angin kencang yang menyertai ombak besar menjadikan nelayan dari pesisir pantai utara Kabupaten Tuban tak berani melaut sejak dua hari terakhir. Akibatnya ratusan perahu nelayan berbagai ukuran ditambatkan di kawasan pantai setempat, Senin (18/6/2012).
Panatauan SuaraBanyuurip.com di kampung nelayan Tuban menyebutkan, perahu tertambat di bibir pantai terlihat mulai dari wilayah timur di Kecamatan Palang sampai wilayah ujung barat pesisir di Kecamatan Bancar. Para nelayan tak berani melaut setelah melihat kondisi ombak yang seakan tidak mau diajak kompromi lagi.
Sedangkan beberapa nelayan yang beberapa hari sebelumnya nekat melaut karena terjepit kebutuhan, sekarang juga mengemasi jaring dan menambatkan perahunya. Mereka tak berani berjudi dengan jiwa begitu ombak besar melanda pesisir utara Jawa tersebut.
“Takut perahu saya terbalik, Mas,†ujar Karlin (28), nelayan asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban.
Untuk membiayai kehidupan mereka, beberapa nelayan hanya mengandalkan uang hasil tangkapan beberapa hari sebelumnya. Sedangkan mereka yang tidak mempunyai tabungan terpaksa berhutang di samping beralih ke pekerjaan lain untuk sementara waktu.
“Kalau kemarin sempat nekat melaut, sekarang nekat jual gelangnya istri, Pak,†ujar salah satu nelayan yang ada di Jenu, Tuban sambil bergurau. (tg)