SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Cuaca ekstrim yang melanda pesisir utara Tuban mendapat respon dari Dinas Perikanan dan Kelautan, Pemkab Tuban. Meskipun belum ada edaran resmi dari Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang adanya larangan melaut, namun Pemkab menghimbau kepada para nelayan Tuban, yang mungkin masih ingin tetap melaut untuk waspada.
Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Pemkab Tuban, Amenan, menyatakan, apabila ada edaran resmi dari BMKG maka pihaknya akan secepatnya mengkoordinasikan dengan seluruh Rukun Nelayan yang ada di Tuban. Diimbau, nelayan yang terpaksa melaut agar selalu menyediakan safety seperti pelampung. Di samping hanya diperkenankan melaut dengan jarak tak lebih dari 6 mil.
“Tapi sebenarnya nelayan juga sudah paham kapan seharusnya melaut dan kapan tidak, karena nelayan biasanya bisa memprediksi sendiri cuaca dan arah angin. Namun karena cuaca yang tidak menentu menjadikan prediksi sering kali salah,†ujar Amenan saat dikonfirmasi, Kamis (21/6/2012).
Disisi lain nelayan sampai saat ini terlihat banyak beraktifitas lain, selain melakukan pekerjaan sampingan. Nelayan juga terlihat mempersiapkan perlengkapan melaut lainnya. Seperti menambal perahu dan memperbaiki jala mereka.
“Agar saat cuaca membaik, langsung bisa dipakai mas,†ujar Karlin (28), nelayan asal Karangsari, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban secara terpisah. (tg)