SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Meskipun sudah memasuki musim kemarau namun kebutuhan air bersih di desa sekitar ladang migas Blok Cepu masih tercukupi. Setidaknya kondisi ini bisa ditemui di Desa Gayam, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jatim yang warganya masih bisa memanfaatkan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Hal ini ditegaskan Camat Ngasem, Setyo Yuliono, kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (26/6/2012). Di desa Gayam, kata dia, yang masuk desa Ring 1 lapangan Banyuurip, Blok Cepu belum mengalami kekeringan.
“Selama ini sumur warga masih bisa dimanfaatkan, bahkan kami ada tangki serta bekerjasama dengan PDAM. Itu semua sudah kami siapkan untuk kebutuhan warga selama musim kemarau ini,†jelas Setyo Yuliono.
Namun dirinya tidak menampik adanya sawah warga yang mulai kering akibat musim kemarau ini, namun pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta memanfaatkan sanitasi dan air bersih yang berasal dari program CSR operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL).
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar warga tidak mengalami kekeringan, karena bagaimanapun sudah ada langkah untuk mengantisipasi hal tersebut,†imbuhnya.
Sementara itu, disinggung terkait kebutuhan air yang dimanfaatkan untuk proyek EPC 1 oleh PT Tripatra selama ini tidak ada kendala maupun dampak negatif pada masyarakat sekitar. Dianggap sumber mata air masih mencukupi kebutuhan sehari-hari warga setempat.
“Untuk pengambilan air di sumur warga ini telah ada pengecekan dari beberapa instansi diantaranya adalah Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pihak Perpajakan, dan Badan Lingkungan Hidup (BLH), jadi ya tidak ada masalah,†tukasnya.
Sementara itu Community Affair PT Tripatra, Budi Karyawan, mengatakan, pihaknya kapanpun akan sia membantu jika memang warga meminta kebutuhan air bersih, namun saat ini belum ada permintaan dari warga sehingga dianggap kebutuhan air masih mencukupi.
“Kami siap jika ada permintaan untuk kebutuhan air bersih, seperti menyediakan tanki air bersih ataupun program sanitasi,†pungkasnya.
Terpisah, Field Public And Goverment Manager MCL, Rexy Mawardijaya, menjelaskan, pihaknya setiap tahun memiliki program bantuan air bersih untuk musim kemarau. Bahkan pada Rabu (27/6/2012) besuk, akan ada serah terima bantuan air bersih dan sanitasi untuk warga dari MCL. (tg)