SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sedikitnya 1 hektar hutan jati di wilayah RPH Sugihan, BKPH Kerek, KPH Perhutani Tuban terbakar. Amuk si jago merah yang merajam hutan Jati Peteng yang berada di jalur Pantai Utara (Pantura) Tuban itu, diduga akibat ulah orang tak bertanggung jawab, Jumat (29/6/2012). Â
Api makin menjilat-jilat liar menjalar kemana-mana karena kondisi hutan yang kering. Selain itu banyaknya daun dan ranting kering turut menjadi pemicu besarnya kobaran api.
Beberapa petugas hutan yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan penanganan. Namun karena pemadaman menggunakan peralatan sederhana maka api sempat merangsek hingga sejauh ratusan meter ke dalam hutan.
“Tadi saya ditelpon teman, saya langsung meluncur kesini dan melihat api sudah membesar, kemudian saya dan beberapa teman langsung memadamkan api agar tidak menjalar lebih luas lagi,†ujar Sumaji, salah satu petugas keamanan hutan setempat saat ditemui di lokasi bencana.
Hingga saat ini masih belum dapat dipastikan penyebab kebakaran tersebut. Dugaan sementara akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan. Atau memang sengaja dibakar oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengalihkan perhatian petugas keamanan dari ulah para pembalak liar.
Saat berita ini ditulis, beberapa petugas keamanan masih berada di lokasi kejadian. Mereka menjaga beberapa titik api kecil yang masih terlihat agar tidak membesar kembali.
Kondisi hutan yang berada tepat dipinggir jalan itu sempat khawatirkan petugas mengganggu kendaraan yang lewat. (tg)