SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Tuban – Sumur migas Mudi dan Sukowati, Blok Tuban,  yang sempat dimatikan karena adanya kerusakan pipa offshore, mulai  Jum’at 20/07/2012 kemarin telah beroperasi. Pengoperasian sumur itu dilakukan setelah Joint Opetrating Body Pertamina PetroChina Est Java (JOB-PPEJ) merampungan perbaikan pipa dan cerobong flare kembali menyala.
Field Admint Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji mengatakan sudah 2 hari ini semua sumur baik di Lapangan Mudi Desa Rahayu, Kecamatan Suko Kabupaten Tuban dan sumur Sukowati Desa Sukowati Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro beroperasi kembali.
“Selama dimatikan kita manfaatkan untuk perawatan dan perbaikan alat-alat atau Brigdown Maintanance,†katanya kepada www.SuaraBanyuurip.com Sabtu (21/07/12) pagi tadi.
Dijelaskan, jumlah total sumur Lapangan Mudi sebanyak 24 sumur dan yang masih produktif sebanyak 16 sumur. Sedangkan sumur Sukowati terdapat 16 sumur yakni Well Pad A sebanyak 9 sumur dan Well Pad B 7 sumur.
“Sekarang produksi minyak kembali normal yakni di Lapangan Mudi sebanyak 1.700 barel per hari (bph) dan sumur Sukowati 40.000 bph,†jelas Bapak 2 anak tersebut.
Dia menahbahkan, memasuki Ramadhan ini pihaknya hanya mengurangi jam kerja utnuk semua karyawan. Yakni jika awalnya aktifitas dimulai pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB sekarang diawali pada pukul 06.30 WIB sampai pukul 17.30 WIB.
“Tidak ada pengurangan jadwal pada puasa ini. Hanya dikurangi setengah jam pada awal dan akhir aktifitas saja. Istirahatnya juga sama yakni pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB,â€imbuhnya. (suko)