SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro– PT Pertamina EP, pengelola sumur migas Tiung Biru (TBR), baik A, B dan C, Blok Gundih, di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jatim, membangun tempat tengki sebagai tandon Migas. Lokasi tandon yang berada di sumur TBR-A itu terdiri dari empat buah serta dua alat berat.
Rencananya, lokasi TBR-A yang berhasil di eksplorasi Pertamina EP sekitar tahun 2008 silam itu nantinya bakal menjadi sentral penyedotan migas dari dua lokasi sumur. Yakni, dari sumur TBR- B dan TBR-C yang saat ini masih dalam proses eksplorasi. Hasil penyedotan migas dari dua sumur itu rencananya akan dibawa menuju Cepu dan Tuban untuk diolah.
Sugianto, warga RT/RW 21/19, Dukuh Wanger Desa/Kecamatan Tambakrejo, mengatakan, lokasi TBR-A itu dimulai pekerjaanya pada tahun 2005 dan dilakukan eksplorasi pada tahun 2008 silam. Saat ini dikerjakan lagi sejak awal bulan Juni 2012.
“Pembangunan tandon itu dimulai 11 Juni 2012 lalu,†kata Sugianto saat ditemui www.suarabanyuurip.com diwarungnya dekat lokasi TBR-A, Sabtu (21/7/2012).
Dia jelaskan, dari hasil minyak yang ditampung di TBR-A itu rencananya diusung memakai mobil tangki dibawa ke Cepu dan Tuban untuk diolah. Namun, di memperdeksi, jika semua itu dilaksanakan Pertamina EP bakal menimbulkan gejolak sosial karena warga menghendaki harus diolah di Bojonegoro.
“Saya yakin Mas, jika migas itu di olah di Cepu dan Tuban pasti akan menimbulkan gejolak. Masak ngeburnya di Bojonegoro, ngolahnya diluar disana. Ini khan tidak adil,†ungkapnya.
“Kalau begitu terus masyarakat Bojonegoro dapat apa. Jika hasilnya dibawa keluar daerah,†lanjut Sugianto.
Jika Pertamina EP tetap bersikukuh produksi Migas itu ke Cepu dan Tuban untuk diolah masyarakat sekitar lokasi mengancam melakukan demo.
â€Bahkan, tidak menutup kemungkinan lokasi tersebut akan diblokir total oleh warga,†imbuh Ngaijan,Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kalisumber.
Sementara, Yudhi Madjid, Eksternal Relation PT Bama Bumi Sentosa (BBS), Operator sumur TBR,C ketika dikonfirmasi melalui pesan pendek teleponnya (20/7/2012) menyarankan untuk bertanya kepada Pertamina EP langsung terkait urusan TBR-A. Karena, untuk lokasi TBR-A itu sudah menjadi kewenangan Pertamina bukan lagi kewenangan BBS.
“Untuk informasi terkait TBR-A silahkan hubungi Humas Pertamina EP Cepu Mas, namanya Mbak Tiara,†saran Yudhi. (suko)