Warga Kecewa Pasar Murah Kehabisan Stok

pasar murah bjn

SuaraBanyuurip.com – Ririn W

Bojonegoro – Hari kedua Pasar Murah yang dibuka Pemkab Bojonegoro di Alun-alun kota sempat diwarnai keributan. Ribut lebih dipicu saat warga berebut mendapatkan beras dengan harga Rp 5.700/Kg dari biasanya Rp 7.500/Kg, Rabu (8/8/2012).

Warga yang mengetahui adanya harga beras murah langsung menyerbu stand. Tanpa memikirkan sudah ada antrian panjang sebelumnya.

“Kami sudah berusaha menertibkan, tapi tampaknya semua orang tidak sabaran,” sergah salah satu anggota Satpol PP Pemkab Bojonegoro, Mustofa.

Sementara itu, Suwarni (45) menyatakan, dirinya sudah datang ke alun-alun pukul 06.00 pagi tadi. Akan tetapi karena jumlah warga yang sangat banyak dan fisiknya yang kalah dengan para pria, dia tidak dapat menerobos antrian.

” Jam 09.00 Wib sudah habis, Ya saya tidak terima karena dari pagi susah-susah antri kok tiba-tiba habis,” ungkap pedagang sayur keliling ini kesal.

Dia jelaskan, adanya pasar murah ini melalui radio yang mengumukan adanya komoditi utama seperti beras, gula, dan minyak goreng dengan harga miring. Akan tetapi begitu datang malah habis.

Baca Juga :   EMCL - Akademika Cepu Kembangkan Keramik Blora

“Tadi kata petugas stand beras mau balik lagi,tapi ditunggu sampai jam 12 siang belum datang-datang,” katanya lesu.

Stand yang ditempati oleh Bulog ini terlihat sepi bahkan tidak satupun petugas keamanan dari Satpol PP yang berjaga. Tidak itu saja, stand yang menyediakan komoditi utama lainnya seperti minyak goreng dan gula pun tampak sepi.

Sementara itu,Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemkab Bojonegoro, Bambang Suharno, belum memberikan konfirmasi terkait habisnya stok sebelum pasar murah selesai besok. (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *