Baru 50 Persen Lindungi Warga Sekitar TBR

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Kebaradaan Perda Bojonegoro Nomor: 23/2011 tentang konten lokal belum secara maksimal dirasakan warga sekitar lokasi sumur migas Tiung Biru (TBR), Blok Gundih, di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jatim.

Pantauan SuaraBanyuurip.com menyebutkan, baru sekitar 50 persen Perda konten lokal yang diterbitkan Pemkab Bojonegoro dirasakan warga sekitar lokasi TBR. Karena, sangat minim keterlibatan PT dan CV lokal dalam pengerjaan proyek yang didanai oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

HM Taufik Wahyudi, Direktur PT Patra Al Fath, menyatakan, secara maksimal belum dirasakan warga sekitar terkait dengan Perda konten lokal yang telah diterbitkan Pemkab Bojonegoro. Salah satunya keterlibatan PT dan CV yang dimiliki warga lokal.

“Baru sekitar 50 persennya saja Mas,  Perda konten lokal itu dirasakan warga lokal. Yakni, terkait dengan keterlibatan tenaga kerja saja yang sudah dirasakan,” kata Taufik Wahyudi.

Pria yang biasa disapa H Lilik itu berharap, Pemkab Bojonegoro lebih ekstra lagi dalam mengawal Perda yang telah diterbitkan tersebut. Agar, keterlibatan warga lokal lebih maksimal. Meskipun melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Baca Juga :   SPBU Tunggu Surat Penurunan BBM

“BUMD sebagai lembaga resmi milik Pemkab Bojonegoro harus mengawasi dan memaksimalkan pemberdayaan perusahaan lokal sekitar TBR. Sehingga, dalam proyek migas itu tidak dikuasai oleh PT dan CV dari luar daerah,” tegas pria asal Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Rabu (15/8/2012).

“Untuk Humas Pertamina EP,  agar bisa bekerja secara profesional sesuai dengan fungsinya. Artinya, bisa berubungan baik dengan warga tidak malah menjatuhkan. Agar tidak menimbulkan gejolak warga sekitar lokasi,” imbuh Mat Labu, warga desa Kalisumber saat ditemui disekitar lokasi TBR B. (sam/tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *