Becak Wisata di Tuban Mulai Beraktifitas

bacak wisata

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Seolah terbangun dari mimpi panjang, tempat mangkal becak wisata di depan museum Kambang Putih Kabupaten Tuban, Jatim, yang selama bulan ramadhan kemarin lengang, Rabu (22/8/2012) mulai ramai dipenuhi abang becak. Ada sekitar lima puluh becak yang berjajar ditempat ini untuk menunggu penumpang.

Puluhan tukang becak itu mengaku selama ramadhan tidak menarik becak. Namun sejak dua hari terakhir ini mereka kembali beraktifitas. Jumlah abang becak yang mengkal di Museum Kembang Putih itu meningkat dibanding Selasa (21/8) kemarin yang hanya berjumlah beberapa orang. Mereka lalu lalang antara Jalan M. Yamin dan AKBP Suroko.

“Sudah satu bulan libur tidak narik,” ujar Mundir (40), penarik becak asal Desa Wadung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Mereka beralasan tidak menarik becak selama Ramadhan bukan karena adanya penertiban. Tapi di karenakan memang pada bulan tersebut sama sekali tidak dijumpai penumpang yang mengunjungi makam Sunan Bonang tersebut.

“Jadi mending pulang saja,” tambah Mundir.

Meski mereka sudah mulai beroperasi hari ini, tetapi penarik becak mengaku tidak menggunakan dua lintasan seperti pada hari biasanya yakni Jalan M. Yamin dan AKBP Suroko. Namun untuk saat seperti ini mereka lebih banyak mengantarkan penumpang di beberapa sudut kota yang ada di Tuban.

Baca Juga :   TPI Jadi Arena Jahit Jaring

Untuk di ketahui, pada hari biasa total penarik becak wisata yang ada ditempat tersebut di perkirakan mencapai jumlah total 500 orang yang datang dari beberapa daerah baik itu dari dalam maupun luar Kabupaten Tuban seperti Bojonegoro, Lamongan, Gresik dan beberapa kota lain. (edy/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *