SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), menegaskan, tak ada rencana melakukan bongkar paksa terhadap tenda tempat sentra aksi warga Dusun Templokorejo, dan Dusun Kaliglonggong, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.Â
“Tidak ada pembongkaran paksa, Mas. Hingga saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan Kades dan Muspika setempat,” tegas Rexy Mawardijaya, Field Public & Government Affairs Manager MCL kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (19/9/2012).
Menurut Rexy, demikian dia akrab disapa, saat ini pihak MCL tengah melakukan dialog dan pendekatan persuasif kepada warga. Langkah ini ditempuh agar dicari jalan ke luar terbaik, terhadap berbagai misskomunikasi.
Sementara itu, pantauan di lokasi proses dialog masih berlangsung. Di satu pihak warga masih ngotot ingin bertahan dalam aksinya, di sisi lain pihak MCL menginginkan warga menghentikan aksinya.(sam/tbu)