SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Proses land clearing (pemerataan tanah) proyek pipanisasi darat oleh Konsorsium PT. Inti Karya Persada Tekni (IKPT) – Kelsri, kontraktor Engineering, Procurement and Constructions (EPC) 2 Banyuurip diperkirakan selesai akhir September ini.
“Kita masih land clearing mas, mudah-mudahan segerea selesai. Kalau perkiraan kita akhir bulan ini sudah kelar. Setelah itu, sekitar Oktober kita rencanakan penanaman pipa,” kata Humas IKPT, Sunarto kepada www.suarabanyuurip.com, Rabu (26/9/2012).
Sunarto menjelaskan, saat ini land clearing telah memasuki Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander dan menuju Kelurahan Jetak, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro.
“Baru setelah itu ke arah Desa Pacul,” sergahnya.
Dia menambahkan, mengenai kendala dilapangan sudah tidak ada masalah. Kalaupun ada, kemungkinan lebih kehal teknis. Misalnya, terjadi hujan yang berpengaruh pada pemerataan tanah.
“Termasuk jenis tanahnya agak susah penggaliannya karena warna tanah hitam,” ucap Sunarto.
Dia mengaku akan kembali melakukan koordinasi pasca pengerjaan land clearing ini sebelum dilakukan penanaman pipa 20 inch tersebut.
“Entah kita mulai dari mana dulu. Mojodelik atau desa lain. Masih akan dikoordinasikan lagi,” terang Sunarto.
Sedangkan sosialisasi kepada desa disepanjang jalur proyek pipanisasi darat sebesar 20 inci sepanjang 72 kilo meter dari lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro hingga bibir Pantai Palang, Kabupaten Tuban, Jatim, sudah terselesaikan seluruhnya.
“Sosialisasi telah kita laksanakan, baik dari desa hingga kecamatan,” pungkas Sunarto. (roz/suko)