SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro -Â Dinas Tenaga Kerja,Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memberikan peringatan keras kepada Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), operator Lapangan migas Sukowati Blok Tuban, untuk segera memberikan data tenaga kerja (naker).
“Dari awal saya menjabat hingga sekarang, JOB P-PEJ belum pernah memberikan data lengkap baik tenaga kerja maupun kontraktor yang bekerja di sana,” tegas Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Iskandar kepada suarabanyuurip, Sabtu (13/10/2012).
Dia mengungkapkan, karena tidak adanya laporan data naker tersebut pihaknya tidak bisa memberikan jawaban kepada masyarakat jika ditanya tentang peluang kerja di JOB P-PEJ. Sebab hingga sekarang Disnakertransos memang tidak satupun database yang dimiliki Disnakertransos tentang jumlah naker, kontraktor, identitas, dan data lainnya.
“Saya minta kepada JOB agar Senin (15/10) depan memberikan data secara tertulis lengkap mengenai tenaga kerja, beserta kontraktor dan sub kontraktor. Jadi kami punya databasenya,” imbuh Iskandar.
Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Bojonegoro tersebut menekankan, jika hingga Senin depan JOB P-PEJ belum juga memberikan data yang diinginkan, maka pihaknya tidak segan-segan turun ke lapangan untuk mengecek langsung naker yang sudah terlibat di pemboran migas di Blok Tuban tersebut.
“Kita harus tahu apakah Perda 23 Tahun 2011 tentang Konten Lokal sudah dijalankan apa belum,” tukasnya.
Terpisah, Field Admint Superintendat JOB P-PEJ, Hananto Aji berjanji segera memberikan data-data yang diminta Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinakertransos.
“Kami siap memberikan data yang dimaksud,” jawabnya singkat melalui Blackberry Mesanger. (rien/tbu)