SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro - Proses evakuasi truk fuzo bermuatan semen curah yang terguling di Jalur Bojonegoro – Cepu, tepatnya di Dusun Madean, Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,  terus dilakukan hingga pukul 20.00 wib malam tadi. Meski sebelumnya evakuasi sempat dihantikan karena mobil derek yang didatangkan petugas masih kesulitan mengangkat truk karena beban muatan cukup berat.
“Tadi sempat kita stop. Namun sekarang terus kita upayakan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bojonegoro, AKP. Oscar Syamsudin kepada suarabanyuurip di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).
Sebelumnya, proses evakuasi hanya menggunakan satu mesin derek. Namun karena dinilai belum mampu akhirnya petugas menambah satu lagi alat berat. Dua unit mobil rand (derek) secara bersamaan langsung mengevakuasi dengan cara menarik truck tersebut dari atas.
 “Tadi talinya sempat putus,” imbuhnya.
Sementara itu, pantauan dilapangan jalan akses Bojonegoro – Cepu kembali mengalami kemacetan. Warga kembali berkerumun menyaksikan proses evakuasi truck yang terguling sejak pukul 15.00 wib sore tadi. Sejumlah kendaraan dari arah barat terlihat macet.
Menurut pengakuan Rudi, tetangga wawik, warga Desa Ngulanan, Kecamatan Dander yang disinyalir sebagai korban hingga kini masih belum terselamatkan. Korban diduga kuat sudah tewas seketika saat kecelakaan karena tertimpa truk bermuatan semen curah dengan berat sekira 30 ton. Korban disinyalir ragu saat hendak menyeberang, sebelum truck Fuzo dari arah timur menghantamnya. (roz/suko)