SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Memasuki peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan, penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) mulai menyerang sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban. Sedangkan wilayah yang telah teridentifikasi terkena serangan ISPA, diantaranya di Kecamatan Plumpang, Semanding dan wilayah sekitarnya. Â
Informasi yang didapat di lapangan menyebut, beberapa pasien yang berobat ke sejumlah Puskesmas di Tuban teridentifikasi terkena sesak nafas. Kondisi itu terjadi setelah terjadi pergantian musim, dari kemarau yang panjang kini memasuki musim penghujan.
“Pada awalnya hanya sakit sedikit pada tenggorokan, tapi makin lama pernafasan semakin terganggu,” terang Waras (30), warga penderita ISPA di Kecamatan Semanding, Senin (15/10/2012).
Tak hanya Waras, beberapa warga lainnya juga mulai merasakan dampak tersebut. Terlebih kepada Balita yang notabene ketahanan tubuhnya masih lemah.
Di Puskesmas sendiri, petugas mengakui saat ini warga sudah banyak mengeluhkan mengidap penyakit ini. Utamanya pada anak-anak bahkan orang dewasa.Â
“Kalau untuk musim sekarang ini, penyakit yang banyak dikeluhkan warga adalah ISPA,” ujar Wakil Kepala Puskesmas Kecamatan Plumpang, Tuban, Jatim, Puspo Yulianto.
Dia katakan, hampir 40 persen warga mengeluhkan sakit ini saat bertandang ke Puskesmas. Kondisi tersebut sering terjadi saat terjadi pergantian musim.
Menurutnya, pemicu utama maraknya penyakit ISPA adalah perubahan cuaca yang semakin ekstrim. Di samping udara kotor akibat debu dan kebersihan diri yang kurang dijaga. Sehingga, tanpa sadar warga mengalami gangguan pada pernafasan.
“Selain itu, penularan ISPA ini sangat mudah, diantaranya melalui percikan air ludah, bersin dan udara yang mengandung kotoran,” tambahnya.
Untuk menanggulangi, dia menyarankan kepada warga untuk terus menjaga kebersihan. Seperti mandi dan mencuci tangan hingga rutin. Kalau misal sudah merasakan gangguan pada pernafasan sebaiknya langsung diperiksakan.
“Kalau sudah mulai batuk atau terasa sakit, langsung diperiksakan ke Puskesmas,” tambahnya. (edp/tbu)