SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Sebanyak 13 orang yang tergabung dalan Forum Masyarakat Cinta Damai ( Formacida) melakukan aksi damai di depan Kantor Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten (Panwaslukab) Bojonegoro, Jum’at (19/10/2012). Mereka meminta agar semua pihak mendukung pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Bojonegoro yang berlangsung pada 10 November mendatang berjalan tertib dan aman.
“Kami minta agar semua pelanggaran didalam Pemilukada ini ditindak tegas,†kata Koordinator Aksi Beni Bay saat berorasi.
Dengan nada tenang, dirinya menyampaikan bahwa dalam pelanggaran yang terjadi nantinya tetap disikapi dengan rasa bertanggungjawab, serta lebih memperketat lagi pengawasan kepada semua pasangan calon Bupati (cabup) dan calon Wakil Bupati (cawabup).
Selain itu, pihaknya menyampaikan bahwa yang paling penting adalah pencapaian penyelenggaraan pemerintah daerah yang transparan, akuntabel, aspiratif dan responsif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami dari masyarakat sipil memohon agar Panwaslu tidak menutup mata dan bisa bersikap tegas jika memang terjadi Pelanggaran,†tegas Beni.
Ditambahkan, pelaksanaan Pemilukada harus bisa berjalan dengan sukses demi mencapai tujuan bersama yaitu hidup rukun damai tenteram dan sejahtera.
Sementara itu, salah satu anggota Panwaslukada Risnanto Marzuki mengajak beberapa perwakilan dari Formacida duduk satu meja untuk berkoordinasi agar tidak terjadi keributan. Karena bagaimanapun juga Panwaslu akan tetap menjalankan kewajiban mereka pada pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Bojonegoro.
“Sebelumnya perlu diketahui, apapun bentuk pelanggaran Pemilu akan kami tindak,†tandas Risnanto.
Selain itu,dirinya mengucapkan rasa terimakasih kepada Formacida yang menyampaikan aspirasi mereka dengan melakukan aksi damai dan memiliki tujuan yang diharapkan oleh semua orang. Bahkan sangat berharap, Kabupaten Bojonegoro menjadi contoh nasional.
“Dan yang perlu diketahui sekarang adalah kami sudah melakukan pertemuan dengan pasangan cabup dan cawabup serta tim sukses untuk menyepakati aturan-aturan yang sudah ada. Jadi kami selau mensosialisasikan agar mereka tidak melakukan pelanggaran,†tegasnya.
Rizananto mengungkapkan, jika saat ini belum ada laporan tentang adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon. Akan tetapi, jika memang ada yang melapor maka pihaknya akan langsung memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku jika terbukti melanggar.
“Kita tidak ada rasa benci pada bapak-bapak sekalian. Justru kami minta untuk bersama-sama ikut mengawasi jalannya Pemilukada dan silahkan melapor jika ada pelanggaran. Insya Allah kami berbicara lebih pada kepentingan masyarakat,†tukasnya. (rin/suko)