Pengambilan Api Abadi di Malam Hari Jadi

api abadi

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB)  ke-335 yang jatuh pada 20 Oktober 2012 ini, dilakukan perosesi pengambilan api abadi di Khayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Jum’at (19/10/2012) sekitar pukul 16.00 wib. Api abadi yang diambil itu akan dibawa untuk disemayamkan di Pendopo Malwopati Bojonegoro.

Pantauan suarabanyuurip.com menyebutkan, sebelum dilakukan prosesi pengambilan api abadi, dilakukan penyerahan sesajen oleh Camat Ngasem, Kasdan Budi Jono kepada Juru Kunci Kayangan Api, Juli.

Kemudian dilanjutkan dengan upacaara pemotongan tumpeng dan penebaran bunga panca warna oleh kaum perempuan yang berdandan layaknya seorang putri keraton. Mereka kemudian menabur bunga mengitari lokasi sumber api abadi tersebut.

Juri kunci Kayangan Api, Juli ketika ditemui diselal-sela prosesi tersebut menyatakan, pengambilan api abadi di Kayangan Api dilakukan setiap tahun saat malam peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro.

“Saat ini sudah memasuki hari jadi Bojonegoro yang ke-335. Jadi, tahun 2012 ini juga ke-335 pengambilan api abadi di wisata Kayangan Api,” kata Juli.

Baca Juga :   Tokoh Samin Bojonegoro Persilakan Nama “Samin” untuk Masjid Wisata Religi

Dia jelaskan, pemotongan tumpeng dan penaburan bunga panca warna merupakan salah atu ritual yang tidak dapat ditinggalkan dalam pengambilan api.

“Tujuannya agar pengambilan api abadi berjalan lancar dan sekaligus memberikan do’a kepada para leluhur kita,”terangnya.

Pengambilan api abadi itu pertama kali dilakukan oleh juru kunci Kayangan Api, Juli, kemudian diberikan Kepala desa Sendangharjo, Gunari selanjutnya diberikan Camat Ngasem Kasdan Budi Jono dan dilanjutkan kepada petugas pembawa api dari pemkab Bojonegoro yang langsung dibawa menuju Alun-alun Bojonegoro dengan dikawal oleh petugas Kepolisian Bojonegoro.

Rencananya, api abadi itu akan diterima Bupati Bojonegoro Suyoto sesampainya di Pendopo Malwopati untuk disemayamkan. Sebelumnya, Kamis (18/10) kemarin, Bupati Bojonegoro Suyoto dan Wakil Bupati Setyo Hartono bersama Muspida dan pejabat lingkup pemerintah kabupaten juga melakukan ziarah ke sejumlah makam leluhur. (sam/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *