BP. Migas Minta JOBP-PEJ Revisi Pengembangan Sukowati

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Bp. Migas) mengakui pengembangan Sumur Sukowati yang dioperatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) sedang mengalami sejumlah kendala serius.

“Yang di Sukowati memang ada kendala pengembangannya ke arah barat,” kata Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP. Migas, Hadi Prasetyo saat dihubungi suarabanyuurip, Senin (22/10/2012).

Untuk itu, mengenai berbagai kemungkinan tentang tekhnis pengeboran yang akan dilakukan, BP-Migas meminta JOBP-PEJ untuk kembali mengevaluasi rencana tersebut. Sebab kalaupun dilakukan upaya pengeboran miring (direction horizontal) cukup beresiko.

“Cukup tajam tingkat kemiringannya. Pengeboran disumur itu sedang terjepit lumpur,” paparnya.

Hadi juga belum bisa mengatakan apakah upaya yang dilakukan pada pengembangan Sumur Sukowati merupakan bagian dari teknik Enchange Oil Recovery (EOR). Yang mana teknik dilakukan manakala kegiatan pengeboran sudah tidak lagi produktif.

“Sepertinya tidak menggunakan sistem itu,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengembangan sumur sukowati sendiri sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) migas modern yang disahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas usulan Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN).

Baca Juga :   DLH Segera Panggil Kontraktor Blok Cepu

Berkenaan dengan hal ini, DPRD Bojonegoro direncanakan akan segera membahas Perda Rencana Detail Tata Ruang Kota atau Kecamatan (RDTRK) bulan depan. Sumur Sukowati sendiri hanya menghasilkan 44 ribu barel per hari (bph), dan mengalami penurunan hingga 36 ribu bph.

Sebab masing-masing sumur menghasilkan sekitar 1500 ribu bph dari sumur di well Pad A dan Pad B. Sisanya lebih banyak menghasilkan air daripada minyak. Sehingga ada 3 sumur yang ditutup dari total 19 sumur yang ada di Sukowati. (roz/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *