SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Puluhan warga dan Petugas Kepolisian Polres Tuban, Jawa Timur, terlibat kejar-kejaran dengan perampok perhiasan emas, Senin (22/10/2012). Perampok yang mengendarai mobil Suzuki Swift bernomor polisi (Nopol) L 1595 PG diperkirakan berjumlah 3 orang.
Informasi dilapangan, peristiwa itu bermula saat perampok merampas perhiasan emas milik Suparti (57), warga Desa Ketapang, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Kemudian, pelaku kabur kearah timur menuju arah Surabaya.
Mendapat laporan warga, polisi berusaha mengejar dan memberitahu semua pos jaga dan polsek di wilayah Tuban. Akhirnya, petugas memperoleh laporan jika mobil pelaku melintas di perumahan Tasikmadu, Kecamatan Palang.
Saat diketahui masuk perumahan, polisi langsung melakukan pengejaran dengan dibantu beberapa warga. Warga mulai curiga dengan sebuah mobil berwarna silver yang melajut cepat didalam perumahan.
Mereka kemudian mengejar mobil sedan tersebut. Kejar-kejaran warga bersama polisi dengan perampok pun terjadi. Mobil pelaku beberapkali nyaris menabrak warga yang berusaha menghadang. Namun akhirnya pelaku menghentikan mobilnya disebuah lahan kosong dan meninggalkannya sebelum mereka melarikan diri.
“Setelah berhenti, tiga orang berjaket hitam keluar dan lari masuk ke area kebun. Sejumlah warga berusaha mengejar tapi tetap belum ketemu,” kata Hajir yang diamini warga lainnya.
Petugas yang mendapat informasi dari warga langsung melakukan pengejaran dengan mnyisir beberapa kampung yang ada di area kebun Blimbing tersebut.
Hasilnya, satu jam kemudian, petugas berhasil menangkap salah satu dari pelaku yang diketahui bernama Sutrisno (41), warga Desa Bengkuk, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dia tertangkap tengah menumpang sebuah mobil penumpang umum (MPU) hingga masuk ke Desa Kradenan, Kecamatan Palang. Sedang dua lainnya hingga saat ini masih buronan.
“Pelaku yang tertangkap kita periksa untuk mengungkap perampokan ini,” ujar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Arief Kristanto.
Dari keterangan yang didapat, lanjut Arief, pihaknya sudah mengantongi identitas dua pelaku lainnya.
“Sudah kita kantongi identitasnya dan kita sudah terjunkan tim untuk melakukan pengejaran,†tegasnya. (edp/suko)