Ratusan Warga Kembali Demo TTU Pertamina

demo TTU Pertamina

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Ratusan warga kembali berunjukrasa di Terminal Transit Utama (TTU) Pertamina Tuban yang ada di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, Rabu (31/10/2012). Demo yang kesekian kali ini dikarenakan TTU Pertamina tak menggubris tuntutan mereka sebelumnya yakni pelibatan tenaga kerja lokal .

Demo kali ini, dilakukan sekira dua ratus massa dari dua desa ring 1 dan 2. Yakni Remen dan Tasikharjo, Kecamatan Jenu.Sebelumnya, beberapa waktu lalu, unjuk rasa hanya dilakukan warga Tasikharjo yang masuk ring 2 TTU Pertamina Tuban.

Bergabungnya warga di dua desa tersebut dikarenakan mereka merasa mempunyai nasib sama. Yaitu menerima dampak akibat pencemaran udara yang diduga dari kegiatan yang dilakukan TTU Pertamina Tuban.

Dalam aksinya, massa yang terdiri dari kaum perempuan dan laki-laki itu tumplek blek di depan pintu masuk TTU Pertamina. Mereka berorasi sambil membawa poster yang berisi tuntutan.

Beberapa tuntutan yang diusung masih sama dengan tuntutan sebelumnya. Yakni memprioritaskan tenaga kerja lokal seperti tenaga driver (sopir), kernet, dan pekerjaan lain yang bisa dilakukan warga dari ring 1 dan ring 2.

Baca Juga :   Minimalisir Sebaran Corona, Polres Bojonegoro Hidupkan Kembali 45 KTS

Selain itu, warga juga menuntut Pertamina EP memberikan pelayanan kesehatan gratis setiap tiga bulan sekali akibat munculnya bau tak sedap dari transit BBM.

“Kami ingin bersatu. Karena dua desa ini (Tasikharjo dan Remen) sudah lama terdampak pencemaran lingkungan dari TTU Pertamina,”  ujar Damuri (32), koordinator aksi kepada Suara Banyuurip.

Namun, semua tuntutan warga tersebut hingga saat ini belum juga dipenuhi. Karena tak digubris itulah yang memicu warga kembali mendemo TTU Pertamina.  Bahkan, dalam aksinya kali ini, tak ada satupun manajemen TTU Pertamina yang menemui massa. Aksi itu mendapat pengawalan dari polisi.

“Kami minta ditemui orang yang berwenang di Pertamina. Bukan karyawan biasa,” teriaknya sambil terus membakar semangat massa. (edp/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *