Wakapolda : Anggota yang Mendukung Paslon Berarti Pengkhianat

wakapolda

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro– Wakil Kepala Polisi Daerah (Wakapolda) Jatim, Brigader Jendral Polisi Eddi Sumantri mengingatkan kepada seluruh anggota keamanan untuk bersikap netral  dalam pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) yang berlangsung  pada 10 November 2012 mendatang.

“Tugas polisi hanya mengamankan jalannya Pemilukada. Jadi kalau sampai diantara kita ada yang mendukung salah satu calon berarti penghianat bagi Polri,” tegas Eddi Sumantri ketika melakukan kunjungan ke Mapolres Bojonegoro dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilukada, Kamis (8/11/2012).

Pria yang pernah menjabat Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto ini mengingkatkan, hal yang paling penting dalampengamanan pemilukada adalah kedisiplinan, khususnya waktu. Karena satu orang petugas keamanan nantinya akan menguasai lebih dari  satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dengan kondisi itu, kata dia, bisa jadi dimanfaatkan petugas pengamanan untuk berbuat curang. Dia mencontohkan, petugas pamit melakukan pengamanan di TPS 1 mau ke TPS 2, tapi di TPS 2 bilangnya ke TPS 3 dan hingga akhirnya tidak melakukan pengamanan.

”Tapi ingat, nanti akan ada Perwira pengendali yang akan melakukan pantauan secara langsung di lapangan,” ujar Eddi mengingatkan.

Baca Juga :   DPRD Bojonegoro Minta Disperta Percepat Penyaluran KPM

Menurut Wakapolda, dari pantaun yang dilakukan selama tahapan Pemilukada Bojonegoro hingga saat ini berlangsung  aman dan kondusif. Sebab selama ini tidak ada peristiwa yang mengkhawatirkan dan dapat diprediksi pelaksanaan pemilukada berjalan aman.

“Seandainya ada provokator sudah ada tindakan. Pihak Kepolisian akan melakukan tindakan secara prefentif dan persuasif. Tentu wilayah yang punya tanggung jawab dalam sisi intelijen,”tukasnya.

Dia menambahkan, pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian ini adalah wujud dari pelayanan prima kepada masyarakat yaitu membantu, melayani semaksimal mungkin dengan ikhlas dalam menjalankan tugas.

Seperti dikathui, Pemilukada Bojonegoro ini diikuti lima pasangan calon (Paslon). Diantara lima Paslon itu ada dua calon yang merupakan purnawirawan TNI.  (rin/suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *