Rekin Gandeng MMP untuk Proyek EPC-5

MMP

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro- Meski belum bisa dibilang 100 persen terlibat di kancah proyek migas, namun upaya PT Metro Multi Powerindo (MMP) Bojonegoro, Jawa Timur sebagai perusahaan penyedia jasa security sudah mulai tampak keterlibatannya.

Hal itu terbukti bakal digandengnya MMP oleh PT Rekayasa Industri (Rekin), kontraktor Mobil Cepu Ltd (MCL) operator sumur migas Blok Cepu untuk jasa keamanan di proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-5 sumur minyak Banyuurip.

Humas MMP, H Warsilan HS, kepada SuaraBanyuurip.com membenarkan, jika security MMP akan digadeng Rekin untuk ditugaskan sebagai jasa keamanan di lokasi EPC-5. “Kita sudah mengirim data sekitar 78 Security kepada Rekin. Namun, diperkirakan nanti yang akan dibutuhkan kurang lebihnya sekitar 50 orang security,” kata Warsilan ditemui di Alun-alun Bojonegoro saat mengumpulkan 78 Security MMP tersebut, Jumat (09/11/2012).

Dijelaskan, dari jumlah total kurang lebih 430 Security MMP semua adalah warga lokal Bojonegoro. Bahkan, mayoritas warga asal desa ring 1 Banyuurip. Jadi, hukumnya wajib bagi kontraktor maupun subkontraktor yang telah menjalan proyek migas di Bojonegoro. Yakni, melibatkan MMP dalam jasa keamanan proyek negara tersebut.

Baca Juga :   Setelah Peralatan Gas JTB Seberat 118 Ton, Giliran 95 Ton Melintas Bojonegoro

Mengingat, MMP adalah satu-satunya pengerah jasa Security yang ada di Bojonegoro. “Kalau tidak mau melibatkan warga lokal, berarti sama halnya telah melanggar Perda nomor 23/2011 tentang konten lokal,” ungkapnya.

Ditambahkan, terkait dengan medical masih dalam proses antara MMP dengan Rekin untuk waktu pelaksanaannya. “Insya Allah dalam dalam waktu dekat ini medikal segera dilakukan,” imbuh mantan Kabag Binamitra Polres Bojonegoro tersebut.

Perlu diketahui, sekitar 16 anggota security MMP juga telah ditraining selama dua bulan di lokasi sumur migas Tiung Biru (TBR)-A, B dan C Blok gundih di desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jatim yang dikelola oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP). Yakni, sejak 11 Oktober 2012 lalu. (sam/tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *