SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro- Kepastian bakal digunakannya PT Metro Multi Powerindo (MMP) Bojonegoro, Jawa Timur sebagai perusahaan penyedia jasa security dalam proyek migas Blok Cepu mulai terjawab. PT Rekayasa Industri (Rekin), kontraktor proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-5, yang menggandeng MMP telah memanggil 41 orang yang dikirim untuk melakukan cek medical, di Klinik Dander mulai Senin (12/11/2012) besuk.
Pembina Security PT MMP, Madarum, menyatakan, dari penyerahan data 78 orang security yang diterima adalah 41 orang. Sebanyak 9 orang tersisa karena Rekin sudah menerima warga dari Desa Sudu, dan Desa Ngraho, Kecamatan Gayam.
“Awalnya 50 kebutuhan security itu diserahkan MMP semua. Berhubung diminta dua Pemdes tersebut kami mengalah dan tidak mempermasalahkannya,” kata Madarum ditemui di kantornya, Senin (12/11/2012).
Dia jelaskan, 41 Security itu berasal dari warga desa ring 1 dan 2 untuk wilayah proyek yang dikerjakan Rekin. Yakni, dari Desa Mjodelik sebanyak 11 orang, Gayam (6 orang), Bonorejo (6 orang), dan empat orang lagi dari warga Desa Brabowan, Kecamatan Gayam.
Sedangkan, untuk warga dari tujuh desa ring 2 kebagian jatah masing-masing dua orang. Tujuh desa ring dua itu adalah desa Ringintunggal, Katur, Beged, Manukan, Cengungklung, dan Desa Begadon, Kecamatan Gayam. Sedangkan satu desa di wilayah Kecamatan Kalitidu yang dapat jatah dua Security itu adalah Desa Sumengko.
“Alhamdulillah 41 Security itu mulai Senin (12-16/11/2012) sudah di medical, Mas. Yakni di Klinik Dander dengan tiga tahap. Tahab awal 15 orang, kedua 15 orang dan ketiga 11 orang security,” terangnya. (sam/tbu)