SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Nr (45), penjaga kebun di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diduga mencabuli YN (30), seorang gadis cacat mental yang tinggal disekitar lingkungan sekolah. Dugaan itu muncul saat korban melaporkan perbuatan pelaku kepada orang tuanya, Senin (12/11/2012).
Menurut pengakuan korban, dirinya disetubuhi disalah satu toilet sekolah tempat pelaku bekerja. Akibat perbuatan bejat itu, Nr mendapat protes keras dari warga yang mendengar pengakuan dari keluarga korban. Beberapa warga dari Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, mendatangi kepala sekolah dan meminta agar Nr dikeluarkan dari sekolah. Sebab Nr dianggap telah mencoreng nama baik sekolah dan kelurahan tersebut.
“Kami minta agar tukang kebun itu dipindah dari sini. Karena ia telah mencoreng nama baik lingkungan kita,” ujar salah satu warga kepada kepala sekolah.
Saat dikonfirmasi, kepala sekolah tempat Nr bekerja, Subiyanto berjanji akan menindak lanjuti aduan warga tersebut ke Dinas Pendidikan. Karena secara administratif sekolah tidak mempunyai wewenang terkait pemindahan PNS.
“Akan kita teruskan aduan warga ini kepada Dinas Pendidikan,” kata Subiyanto.
Mendengar jawaban itu, warga tetap tidak terima dan meminta agar Nr segara hengkang dari lingkungan kelurahan tersebut.Warga juga mengancam apabila pelaku masih terlihat disekolah, mereka akan datang kembali untuk melakukan protes ke Sekolah dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Keolahragaan (Disdikpora) Tuban.
Untuk diketahui, kasus ini sudah pernah dilaporkan oleh pihak keluarga YN ke Mapolres Tuban. Tapi tanpa alasan yang jelas keluarga YN mencabut kembali laporan tersebut. (edp/suko)