SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, Jawa Timur, memastikan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bojonegoro  berjalan satu putaran jika salah satu pasangan calon (Paslon) memperoleh suara hingga mencapai 40 persen.  Meski begitu, hasil resmi perolehan suara akan di umumkan KPUD pada Minggu (18/11/2012) mendatang.
Ketua KPUD Kabupaten Bojonegoro, Mundzar Fahman menjelaskan, berdasarkan UU 12/2008 khususnya pasal 107 ayat 1 disebutkan pasangan calon yang perolehan suaranya lebih dari 50 persen dari jumlah suara sah, ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih. Namun, apabila pada ayat 1 tidak terpenuhi menggunakan ketentuan pada ayat selanjutnya yaitu pasangan calon yang perolehan suaranya lebih dari 30 persen dan yang terbanyak.
“Akan tetapi hasil Pilkada tetap akan menunggu pada penetapan calon terpilih dari KPUK pada Mingu 18 November 2012 mendatang. Karena kita tidak melakukan penghitungan cepat,†tegas Mundzar kepada Suarabanyuurip, Senin (12/11/2012).
Sementara itu, bila meruntut hasil perhitungan cepat (quick count) maupun real count (manual) yang dilakukan sejumlah lembaga survey, pasangan incumbent Suyoto –Setyo Hartono (To-To) memperoleh suara lebih dari 30 persen yakni 43,67 persen.
Pusat Informasi DPC Partai Gerindra Bojonegoro, mislanya, telah mengumumkan hasil  adalah : Pasangan To-To dengan nomor urut satu memperoleh 307.046 suara ( 43,67%), pasangan M Thalhah –Budiyanto dengan nomor urut dua memperoleh 106.483 suara ( 15,14%), pasangan Choiri – Untung Basuki (Choirun) dengan nomor urut tiga sebanyak 222.738 ( 31,68%), pasangan Syarif Usman-Syamsiah Rachim (Sa-Sa) dengan nomor urut empat sebanyak 20.523 (2,92%) dan pasangan Andromeda-Sigit Budi (Da-Di) memperoleh suara 46.348 ( 6,59%).
Sedangkan perhitungan cepat yang dilakukan PusDeHAM Universitas Airlangga (Unair ) dari data yang masuk 80% tidak jauh beda. Dari hasil itu, To-To memperoleh  43,67% , Thalhah – Budiyanto 14,66%, Choirun 31,71, Sa-Sa 2,62% dan Da-Di 7,31%. (rin/suko)